Banjir Pati Kembali Meningkat, 57 Desa di 7 Kecamatan Masih Terendam

Kondisi banjir di Kabupaten Pati, Jawa Tengah. Metro TV

Banjir Pati Kembali Meningkat, 57 Desa di 7 Kecamatan Masih Terendam

Udin Ali Nani • 28 January 2026 09:23

Pati: Banjir yang sempat surut di Kabupaten Pati, Jawa Tengah, kembali meninggi. Hingga Selasa malam, 27 Januari 2026 sebanyak 57 desa di tujuh kecamatan masih terendam genangan dengan ketinggian air antara 30 sentimeter hingga lebih dari satu meter.

Kondisi terlihat dari pantauan udara di Desa Mintobasuki, Kecamatan Gabus. Permukiman warga masih tergenang air setelah sebelumnya surut. Kenaikan genangan ini dipicu hujan deras yang mengguyur wilayah Pati selama dua hari terakhir, menyebabkan debit Sungai Juwana dan Sungai Simo meningkat hingga meluap.

Salah satu warga Desa Mintobasuki, Kusmin, mengkonfirmasi kondisi tersebut. "Air masih tinggi karena dua hari terakhir hujan terus. Banyak rumah yang terendam," ujarnya.
 


Di lingkungannya, ketinggian air mencapai 50 sentimeter hingga lebih dari satu meter, dengan lebih dari 100 rumah terendam dan sekitar 400 jiwa terdampak di satu Rukun Tetangga (RT).

Berdasarkan data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pati, 57 desa yang terdampak tersebar di tujuh kecamatan. Wilayah terdampak terparah berada di Kecamatan Juwana, Jakenan, Gabus, Sukolilo, dan Dukuhseti.

Aktivitas warga di wilayah terdampak masih sangat terhambat akibat genangan air yang belum surut. BPBD setempat terus memantau perkembangan dan melakukan pendataan dampak banjir.


Warga Desa Karangrowo, Kecamatan Jakenan, Kabupaten Pati, Jawa Tengah tengah berjalan di antara genangan banjir. ANTARA/Akhmad Nazaruddin Lathif

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Whisnu M)