Warga Kudus korban banjir kembali ke rumah masing-masing dari pengungsian. Metrotvnews.com/ Rhobi Shani.
Banjir Kudus Berangsur Surut, Ribuan Pengungsi Mulai Kembali ke Rumah
Rhobi Shani • 26 January 2026 17:29
Kudus: Sebanyak 2.000 lebih warga Kabupaten Kudus, Jawa Tengah, yang sempat mengungsi akibat bencana banjir kini mulai kembali ke rumah masing-masing. Cuaca ekstrem yang melanda Kabupaten Kudus, Jawa Tengah sejak 9 Januari 2026 mengakibatkan banjir dan tanah longsor hingga menyebabkan warga terdampak mengungsi.
Data dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kudus, masih ada delapan desa di tiga kecamatan yang masih tergenang banjir. Sebanyak 7.164 warga di 2.264 Kepala Keluarga (KK) masih terdampak bencana hidrometeorologi tersebut.
"Total awal pengungsi 2.467 di 958 KK. Pengungsi sudah kembali ke rumah. Tapi sebagian rumah masih ada genangan," terang Kepala Pelaksana Harian BPBD Kudus, Eko Hari Djatmiko, Senin, 26 Januari 2026.

Warga Kudus korban banjir kembali ke rumah masing-masing dari pengungsian. Metrotvnews.com/ Rhobi Shani.
Eko membeberkan, 23 dapur umum sudah ditutup usai para pengungsi telah pulang ke rumah masing-masing . Dapur umum itu sebelumnya disiapkan untuk menyuplai makanan bagi para pengungsi.
Sementara itu, Kapolsek Jati, AKP Hadi Noor Cahyo, menuturkan lokasi pengungsian yang berada di Puskesmas Pembantu Tanjungkarang sudah nihil pengungsi. Tapi, kini diiisi warga yang sedang menjalani pengobatan.
"Yang di pengungsi puskesmas, itu sudah bukan pengungsi. Untuk rumahnya sudah tidak kebanjiran. Itu posisi rawat inap karena dalam keadaan sakit," ujar Hadi.
Bencana itu membuat ribuan warga mengungsi di beberapa titik. Serta 70.610 warga di 22.524 KK pun terdampak banjir dan tanah longsor. Lalu bencana hidrometeorologi berdampak pada 75 fasilitas pendidikan dan 11 tempat ibadah.