Presiden Prabowo Targetkan Danantara Setor Rp800 Triliun Tiap Tahun

Presiden Prabowo Subianto memberi sambutan saat menghadiri tasyakuran HUT Ke-1 Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara di Wisma Danantara, Jakarta, Rabu (11/3/2026). Presiden Prabowo mengatakan Danantara memiliki Return on Assets (ROA) yang telah mening

Presiden Prabowo Targetkan Danantara Setor Rp800 Triliun Tiap Tahun

Achmad Zulfikar Fazli • 11 March 2026 21:14

Jakarta: Presiden Prabowo Subianto memberikan target kepada Danantara Indonesia untuk dapat memberikan kontribusi minimal USD50 miliar atau Rp800 triliun kepada negara tiap tahun. Prabowo mengatakan target tersebut berasal dari perhitungan tingkat pengembalian aset atau return on assets (ROA) minimal sebesar 5 persen dari total aset yang dikelola Danantara.

Dia menyebut perusahaan yang baik dapat menyetor ROA minimal 10 persen per tahun. Danantara hanya ditargetkan 5 persen per tahun lantaran baru satu tahun bertugas untuk mengelola aset negara.

"Kita mengerti bahwa itu mungkin dalam tahun-tahun pertama belum bisa kita capai. Kalau hanya 5 persen ROA, berarti Danantara harus kembalikan ke negara 50 miliar dolar AS tiap tahun, Rp800 triliun," kata Prabowo dalam pidato peringatan satu tahun Danantara di Wisma Danantara, Jakarta, dilansir dari Antara, Rabu, 11 Maret 2026.
 

Baca Juga: 

Prabowo Ingatkan Danantara: Banyak Sovereign Wealth Fund yang Rugi



Wisma Danantara Indonesia. Foto- Dok istimewa

Presiden menegaskan Danantara harus memiliki target jangka panjang untuk pengelolaan aset negara. Ke depannya, Danantara diharapkan mampu memberikan ROA 10 persen hingga 15 persen per tahun.

Namun, Presiden tetap mengapresiasi kinerja Danantara pada tahun pertamanya. Dia juga mengingatkan Danantara masih akan menghadapi banyak tantangan ke depan.

"Saya ingatkan, sasaran masih cukup jauh. Saudara harus bisa memberi return 5 persen minimal kembali ke negara. 50 miliar dolar AS minimal," ujar dia.

Sebelumnya, Prabowo menyebut Danantara menunjukkan kinerja yang sangat kuat dalam satu tahun terakhir dengan capaian return on assets (ROA) lebih dari 300 persen. Presiden mengatakan capaian tersebut menunjukkan potensi besar pengelolaan aset Badan Usaha Milik Negara (BUMN) apabila dikelola secara terintegrasi dan profesional.

Pembentukan Danantara dinilai sebagai langkah strategis untuk mengonsolidasikan berbagai aset negara agar dapat memberikan nilai tambah yang lebih besar bagi perekonomian nasional.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Achmad Zulfikar Fazli)