Kilang LPG Arsynergy yang berlokasi di Gresik, Jawa Timur. (Istimewa)
Kilang LPG Arsynergy Perkuat Ketahanan Energi Nasional
Lukman Diah Sari • 4 June 2026 14:25
Jakarta: PT Arsynergy Resources berkontribusi menjaga pasokan liquefied petroleum gas (LPG) nasional melalui fasilitas pengolahan gas bumi di Gresik, Jawa Timur. Perusahaan tersebut menjadi bagian dari rantai pasok energi yang mendukung kebutuhan rumah tangga, pelaku usaha, hingga sektor industri.
Kilang LPG Arsynergy yang berlokasi di Gresik, Jawa Timur, telah ditetapkan sebagai Objek Vital Nasional berdasarkan Keputusan Presiden RI Nomor 63 Tahun 2004 dan Keputusan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Nomor 385.K/BN.05/MEM.S/2025 tentang Objek Vital Nasional Bidang Energi dan Sumber Daya Mineral.
"Kehadiran kami adalah bagian dari upaya menjaga ketahanan energi nasional dan mengurangi impor LPG dalam pemenuhan kebutuhan dalam negeri,” kata Managing Director PT Arsynergy Resources, Achmad Harijanto.
Data Kementerian ESDM menunjukkan porsi impor LPG Indonesia pada 2025 mencapai 80,58 persen dari total kebutuhan nasional. Angka tersebut meningkat menjadi sekitar 83,97 persen hingga Februari 2026.
Kilang LPG Arsynergy yang berlokasi di Gresik, Jawa Timur. (Istimewa)
Tingginya impor sejalan dengan besarnya kebutuhan LPG dalam negeri. Pada 2025, konsumsi LPG nasional mencapai sekitar 25 ribu metrik ton per hari atau setara 9,1 juta ton per tahun. Dari jumlah itu, volume impor diperkirakan mencapai sekitar 7,3 juta ton.
Amerika Serikat menjadi pemasok terbesar dengan kontribusi sekitar 70 persen dari total impor LPG Indonesia. Pasokan lainnya berasal dari Uni Emirat Arab, Qatar, Kuwait, Arab Saudi, Australia, dan Malaysia
Kondisi tersebut menunjukkan sektor produksi dan distribusi LPG memiliki peran penting dalam menjaga stabilitas nasional. Gangguan pasokan berpotensi berdampak langsung pada rumah tangga, usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM), restoran, hingga sektor industri.
Baca Juga :
Pemerintah Bebaskan Bea Masuk Impor LPG
PT Arsynergy Resources mengoperasikan kilang LPG di Kawasan Industri Maspion V, Manyar, Gresik, Jawa Timur. Fasilitas tersebut menggunakan teknologi Turbo Expander yang memiliki efisiensi tinggi dalam proses ekstraksi LPG dari gas bumi.
Teknologi itu memungkinkan optimalisasi produksi LPG sekaligus membantu menekan emisi dan gas suar (flare gas). Dengan kapasitas operasi hingga 50 MMSCFD, kilang LPG Arsynergy menjadi salah satu fasilitas pengolahan gas yang berkontribusi terhadap penyediaan energi bersih dan penguatan ketahanan energi nasional.