Ilustrasi. Foto: Freepik.
AI Jadi Penggerak Efisiensi Operasional di Industri Jasa Keuangan
Ade Hapsari Lestarini • 12 July 2026 07:34
Jakarta: Kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI) semakin berperan dalam meningkatkan efisiensi operasional perusahaan, termasuk di industri jasa keuangan. Teknologi ini tidak lagi sekadar menjadi pendukung, tetapi juga membantu perusahaan mempercepat layanan sekaligus meningkatkan pengalaman pelanggan.
Transformasi tersebut menjadi salah satu fokus yang dikembangkan platform pinjaman daring Kredit Pintar. Melalui pemanfaatan AI pada berbagai proses layanan pelanggan, perusahaan mengklaim mampu mempercepat penyelesaian layanan, meningkatkan first contact resolution, serta mendorong kepuasan pelanggan.
Salah satu inovasi yang dikembangkan adalah Super Kepi, chatbot berbasis AI yang mendukung perjalanan pelanggan secara menyeluruh. Selain menjawab pertanyaan selama 24 jam, chatbot tersebut juga dapat menghubungi pelanggan secara proaktif, menawarkan bantuan pembayaran, serta memberikan panduan sesuai kebutuhan.
Pemanfaatan AI juga ditujukan untuk membantu agen layanan pelanggan bekerja lebih efektif, mempercepat proses pengambilan keputusan, serta meningkatkan kualitas setiap interaksi dengan pelanggan.
"Teknologi seharusnya tidak menggantikan sentuhan manusia, melainkan memperkuatnya. Kami memanfaatkan AI untuk menghilangkan proses-proses yang repetitif sehingga tim kami dapat lebih fokus memberikan solusi yang lebih cepat, tepat, dan personal kepada pelanggan. Pada akhirnya, keberhasilan implementasi AI diukur bukan dari seberapa canggih teknologinya, tetapi dari dampak nyata yang dirasakan pelanggan," kata Presiden Direktur Kredit Pintar Ronny Kasim dalam keterangan tertulis, Minggu, 12 Juli 2026.


Peluang Indonesia jadi pusat inovasi AI
Ronny menilai Indonesia memiliki peluang besar menjadi salah satu pusat inovasi AI di Asia Tenggara. Menurutnya, pemanfaatan AI yang dilakukan secara bertanggung jawab dapat meningkatkan efisiensi operasional sekaligus memperluas akses masyarakat terhadap layanan keuangan yang lebih cepat, aman, dan berkualitas.
Sebagai bentuk apresiasi kepada pelanggan, Kredit Pintar menyatakan akan terus berinovasi untuk menghadirkan layanan yang lebih mudah, cepat, dan relevan.
Upaya tersebut mendapat pengakuan pada ajang CX Asia Excellence Awards 2026 di Singapura. Dalam ajang tersebut, Kredit Pintar meraih tiga penghargaan, yakni Silver Best Operational Excellence, Bronze Best Intelligent/Virtual Agent, dan Winner Best Use of AI.
"Bagi Kredit Pintar, kecerdasan buatan bukan sekadar tren teknologi, melainkan fondasi untuk membangun layanan yang lebih cepat, lebih personal, dan lebih efisien. Ketika teknologi mampu membantu pelanggan memperoleh solusi dengan lebih mudah dan memberikan pengalaman yang lebih baik, di situlah inovasi benar-benar menciptakan nilai," ujar Ronny.
Hingga saat ini, aplikasi Kredit Pintar telah diunduh lebih dari 36 juta kali di Google Play Store dan Apple App Store serta memperoleh lebih dari dua juta ulasan pengguna. Sepanjang 2025, Kredit Pintar menyalurkan pinjaman lebih dari Rp9,5 triliun. Sejak berdiri pada 2017, total akumulasi penyaluran pinjaman perusahaan telah melampaui Rp64 triliun.