Peluncuran jersey baru Arema FC jelang ajang Piala Presiden 2026/Arema FC.
Jelang Laga Pembuka Piala Presiden, Arema FC Luncurkan Jersey Anyar
Daviq Umar Al Faruq • 25 July 2026 16:46
Malang: Arema FC mengawali langkah di Piala Presiden 2026 dengan mengenalkan seragam terbaru yang sarat akan nilai filosofis. Kostum ini diciptakan khusus untuk menggabungkan unsur sejarah, kearifan lokal, dan semangat pembaruan klub menjelang musim 2026/2027.
Warna biru navy terpilih sebagai warna dominan pada jersey kandang untuk membangkitkan kenangan emosional bagi para pendukung setia Singo Edan. Pemilihan warna gelap ini terinspirasi dari masa keemasan Arema pada kompetisi musim 2008 silam.
Chief Business & Commercial Officer Arema FC, Irma Prianti, menegaskan jersey ini tidak sekadar perlengkapan olahraga di lapangan. Momen turnamen pramusim ini dinilai sebagai waktu yang ideal untuk memperkenalkan identitas baru ke hadapan publik.
"Jersey bagi Arema FC bukan sekadar perlengkapan pertandingan. Jersey adalah representasi identitas, kebanggaan, sejarah, sekaligus semangat baru yang ingin kami bawa dalam menyambut musim kompetisi. Momentum Piala Presiden menjadi awal yang tepat untuk memperkenalkan wajah baru Arema FC kepada seluruh Aremania," ujar Irma, Sabtu, 25 Juli 2026.
Sentuhan navy tersebut sengaja dihadirkan untuk memberikan kesan tim yang lebih matang, berwibawa, dan elegan tanpa kehilangan karakter dasar klub. Manajemen menegaskan komitmennya untuk terus maju tanpa melupakan akar sejarah.
"Kami tetap mempertahankan biru sebagai identitas utama Arema FC. Kali ini kami menghadirkannya dalam nuansa navy yang lebih kuat dan elegan. Filosofinya adalah bagaimana Arema FC terus tumbuh menjadi klub yang semakin matang tanpa pernah meninggalkan sejarahnya," kata Irma.
Perubahan juga terlihat pada jersey tandang yang kali ini mengusung warna off white atau putih tulang. Pilihan ini menjadi terobosan untuk menyegarkan penampilan tim yang biasanya identik dengan warna putih polos.
Warna off white dipilih untuk mencerminkan ketenangan, kesederhanaan, dan sportivitas yang menjadi dasar permainan sepak bola. Tampilan baru ini diyakini akan memberikan perbedaan yang mencolok dibandingkan musim-musim sebelumnya.
"Selain memberikan tampilan yang lebih elegan, warna ini juga menjadi pembeda dibandingkan jersey-jersey Arema FC pada musim-musim sebelumnya," imbuh Irma.
Dua pilihan warna kontras, yakni merah dan biru muda, disiapkan khusus untuk kostum kiper Singo Edan. Selain memenuhi kebutuhan teknis visibilitas di lapangan, kedua warna ini juga sarat akan pesan filosofis.
.jpg)
Laga Arema FC vs Persib, 24 April 2026. (Instagram/@aremafcofficial)
Warna biru muda menggambarkan fokus dan ketenangan kiper sebagai benteng terakhir pertahanan. Sementara warna merah menyimbolkan keteguhan, determinasi, dan keberanian dalam menjaga gawang dari serangan lawan.
"Penjaga gawang bukan hanya pemain terakhir di lini pertahanan, tetapi juga sosok pemimpin yang harus mampu tetap tenang di bawah tekanan sekaligus berani mengambil keputusan pada momen-momen penting pertandingan," jelas Irma.
Daya tarik utama pada jersey musim ini terletak pada penggunaan motif kain jacquard bertema bunga Teratai. Simbol khas Kota Malang ini diintegrasikan ke seluruh permukaan kain sebagai bentuk kebanggaan terhadap daerah asal.
Bunga teratai dipilih karena kemampuannya untuk tetap tumbuh dan mekar dengan indah dalam berbagai kondisi yang sulit. Karakter pantang menyerah ini sangat selaras dengan mentalitas Arema FC yang terus bangkit dari setiap tantangan.
"Motif Lotus menjadi bentuk penghormatan terhadap identitas Kota Malang. Kami ingin jersey ini tidak hanya membawa nama Arema FC, tetapi juga memperkenalkan simbol dan kebanggaan daerah kepada masyarakat sepak bola Indonesia," tutur Irma.
Peluncuran kostum baru ini diharapkan mampu mempererat ikatan emosional antara pemain, manajemen, dan seluruh Aremania. Jersey ini diproyeksikan menjadi suntikan motivasi berharga sebelum bertarung di ajang Super League 2026/2027.
"Semoga jersey ini menjadi simbol persatuan, kebanggaan, dan semangat baru Arema FC dalam mengarungi Piala Presiden 2026 sebagai ajang pemanasan sebelum memasuki Super League musim 2026/2027. Kami berharap setiap pemain bangga mengenakannya di lapangan dan seluruh Aremania juga bangga memakainya di mana pun berada," kata Irma.