Menteri Pekerjaan Umum Dody Hanggodo. (Metrotvnews.com/Tria P)
93 Sekolah Rakyat Segera Rampung, 102 Lainnya Menyusul
Triawati Prihatsari • 27 July 2026 06:38
Sragen: Menteri Pekerjaan Umum Dody Hanggodo menyebut sebanyak 93 unit Sekolah Rakyat (SR) segera selesai dibangun. Dari jumlah tersebut, 10 di antaranya masih dalam tahap finishing atau penyelesaian.
"Secara nasional mungkin sisa sembilan. Dari 93, mungkin 10 persen yang progresnya masih di bawah 90 persen,” ungkap Dody di sela kunjungan ke SR Terintegrasi di Sragen, Minggu, 26 Juli 2026.
Menurutnya, pembangunan 93 SR di seluruh Indonesia tersebut merupakan tahap pertama tahun 2026 ini. Pihaknya juga tengah menyiapkan pembangunan SR tahap kedua dengan jumlah unit mencapai seratusan.
"Rata-rata itu karena jauh, logistik. Harus pengapalan kapal, kemudian jalan ke situ susah. Yang paling utama logistik,” beber Dody.
Kendati demikian, ia menegaskan secara umum pembangunan SR berada di tahap finishing. Di mana kondisi tersebut membuat kebutuhan tenaga tukang meningkat, sedangkan jumlah pekerja yang tersedia terbatas.
“Kalau sudah masa finishing itu kuantitas tukangnya makin menipis. Hampir semua sekolah rakyat berada pada fase yang sama, fase finishing,” imbuh Dody.

Sekolah Rakyat Terintegrasi I Kabupaten Kupang yang dibangun PTPP. Foto: dok PTPP.
Di sisi lain, terkait SR Terintegrasi di Sragen, pihaknya menemukan beberapa hal yang harus diperbaiki. Di antaranya ia meminta pelaksana proyek mengecek kembali kualitas bangunan, termasuk bagian kamar mandi dan talang air.
“Yang kita berikan kepada adik-adik kita itu yang berkelas, bukan barang ecek-ecek,” tegas Dody.
Di tengah penyelesaian pembangunan SR tahap pertama, pemerintah juga menyiapkan pembangunan 102 SR baru. Dia mengatakan proses lelang akan dilakukan dalam waktu dekat dengan target penyelesaian pada akhir 2026 hingga awal 2027.
“Tahap selanjutnya nanti akan ada 102 yang persiapannya akan kita lelang dalam waktu dekat. Targetnya mungkin Desember-Januari selesai,” ungkap Dody.