BEI Targetkan Masuk Top 10 Bursa Dunia

Pembukaan perdagangan BEI tahun 2026. Foto: Dok Youtube Indonesia Stock Exchange (IDX).

BEI Targetkan Masuk Top 10 Bursa Dunia

Eko Nordiansyah • 2 January 2026 11:30

Jakarta: Bursa Efek Indonesia (BEI) resmi memulai hari pertama perdagangan saham 2026 pada Jumat, 2 Januari 2026. Dalam seremoni pembukaan, Direktur Utama BEI, Iman Rachman, menegaskan optimisme baru melalui peluncuran Master Plan BEI 2026-2030.

Iman menyampaikan, tahun ini merupakan momentum krusial untuk membangun pasar modal yang lebih kuat, inklusif, dan berkontribusi nyata bagi perekonomian nasional. Fokus utama BEI dalam lima tahun ke depan, adalah membawa Indonesia bersaing di kancah global dan masuk ke top 10 bursa dunia.

"Kami menetapkan tujuan besar pada 2030, yaitu membangun pasar modal Indonesia yang semakin inklusif, inovatif, transparan, dan terhubung secara global. Harapannya, Indonesia dapat masuk ke jajaran top ten bursa dunia berdasarkan kapitalisasi pasar dan nilai transaksi," ujar Iman dalam sambutan pembukaan perdagangan BEI, Jumat, 2 Januari 2026.
 



(Ilustrasi. Foto: Dok Metrotvnews.com)

Target rata-rata nilai transaksi

Iman menjelaskan, menghadapi tahun berjalan, BEI telah menetapkan sejumlah parameter pertumbuhan yang ambisius berdasarkan analisis makroekonomi nasional maupun global. Rata-rata Nilai Transaksi Harian (RNTH) ditargetkan mencapai Rp15 triliun dan dari sisi pencatatan efek ditargetkan 555 efek baru.

"BEI menetapkan sejumlah asumsi berdasarkan makro ekonomi nasional dan global. BEI mengasumsikan nilai RNTH pada 2026, pada angka Rp15 triliun dan dari sisi pencatatan kami menargetkan 555 pencatatan efek, diantaranya 50 saham baru," jelas dia.

Iman menekankan, pencapaian target-target besar ini tidak dapat dilakukan sendiri. Dibutuhkan kerja sama yang solid antara regulator, pelaku pasar, dan pemerintah.

"Kami percaya, agar terwujudnya visi ini membutuhkan sinergi seluruh stakeholder. Untuk itu, kami sangat mengharapkan dukungan dan kolaborasi dari emiten, anggota bursa dan seluruh pemangku kepentingan agar Master Plan BEI 2026-2030 dapat terlaksana dengan baik serta memberikan manfaat yang nyata bagi pasar modal Indonesia," kata dia.

Pada pembukaan perdagangan BEI pagi ini, turut hadir sejumlah pejabat negara seperti Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa, Ketua Komisi XI DPR RI Mukhamad Misbakhun, Ketua Dewan Komisioner OJK Mahendra Siregar, Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal, Keuangan Derivatif, dan Bursa Karbon OJK Inarno Djajadi, Ketua Komisioner LPS Anggito Abimanyu dan Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo. (Surya Mahmuda)

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Eko Nordiansyah)