Kondisi lalu lintas di ruas Tol Cipali arah Cirebon, Jawa Barat, menuju Jakarta pada Minggu (4/1/2026). ANTARA/HO-Astra Tol Cipali.
Puncak Arus Balik Nataru, 24 Ribu Kendaraan Padati Tol Cipali Arah Jakarta Sore Ini
Achmad Zulfikar Fazli • 4 January 2026 20:03
Cirebon: Pengelola Jalan Tol Cikopo-Palimanan (Astra Tol Cipali) mencatat arus lalu lintas di ruas tol tersebut meningkat 20 persen pada hari terakhir libur Natal dan Tahun Baru (Nataru), Minggu, 4 Januari 2026. Total 24 ribu kendaraan melintas dari arah Cirebon, Jawa Barat, menuju Jakarta
“Sekitar 24 ribu kendaraan melintas dari Cirebon menuju Jakarta, lebih tinggi 20 persen dibandingkan hari sebelumnya,” kata Head of Sustainability Management & Corporate Communications Dept. Astra Tol Cipali Ardam Rafif Trisilo di Cirebon, Jawa Barat, dilansir dari Antara, Minggu, 4 Januari 2026.
Dia mengatakan meski terjadi peningkatan volume kendaraan di ruas tol tersebut, namun kondisi lalu lintas secara umum tetap lancar. Dia menjelaskan dari data pemantauan sejak pukul 00.00 WIB hingga 15.00 WIB, arus kendaraan dari arah Cirebon menuju Jakarta melalui Gerbang Tol Cikopo mendominasi pergerakan lalu lintas.
Sementara itu, kata dia, arus kendaraan dari arah Jakarta menuju Cirebon tercatat sekitar 14 ribu unit atau lebih rendah sekitar 9 persen dibandingkan periode yang sama sehari sebelumnya.
“Jumlah kendaraan dari arah Jakarta tersebut lebih rendah sekitar 9 persen,” kata Ardam.
Baca Juga:
Puncak Arus Balik Libur Nataru Diprediksi 4 Januari |
Dia menyebutkan secara keseluruhan, total kendaraan yang melintas di dua arah di Jalan Tol Cipali sudah mencapai sekitar 38 ribu unit.
“Angka kumulatif tersebut meningkat sekitar 7 persen, dibandingkan periode yang sama pada hari sebelumnya,” kata Ardam.
Ardam memastikan peningkatan arus lalu lintas, masih dapat ditangani dengan baik oleh petugas lapangan di sepanjang ruas Tol Cipali. Dia menambahkan pihaknya terus melakukan pemantauan dan pengaturan lalu lintas untuk menjaga kelancaran dan keselamatan pengguna jalan.
Selain itu, pihaknya mengimbau pengguna jalan agar selalu menjaga jarak aman antar kendaraan. “Pengguna jalan juga diminta mematuhi batas kecepatan maksimal 70 kilometer per jam, terutama saat hujan,” ucap Ardam.