Longsor Tutup Separuh Jalan Malang–Kediri, Arus Lalu Lintas Sempat Buka Tutup

Jalan Raya Provinsi Malang–Kediri, Dusun Slatri, Desa Pait, Kecamatan Kasembon, Kabupaten Malang, Jawa Timur, terganggu akibat longsor yang menutup sebagian badan jalan, Sabtu, 3 Januari 2026/BPBD Kab. Malang

Longsor Tutup Separuh Jalan Malang–Kediri, Arus Lalu Lintas Sempat Buka Tutup

Daviq Umar Al Faruq • 4 January 2026 11:50

Malang: Jalur penghubung Malang–Kediri di wilayah barat Kabupaten Malang, Jawa Timur, sempat terganggu akibat longsor yang menutup sebagian badan jalan. Peristiwa tersebut terjadi di Jalan Raya Provinsi Malang–Kediri, Dusun Slatri, Desa Pait, Kecamatan Kasembon, Sabtu, 3 Januari 2026, sekitar pukul 15.50 WIB.

Tanah longsor dipicu hujan dengan intensitas sedang hingga tinggi yang mengguyur wilayah Kasembon sejak siang hari. Tebing setinggi sekitar 10 meter dengan lebar kurang lebih 5 meter runtuh dan menutup separuh badan jalan. Akibatnya, arus lalu lintas dari arah Malang menuju Kediri maupun sebaliknya diberlakukan sistem buka tutup.


Jalan Raya Provinsi Malang–Kediri, Dusun Slatri, Desa Pait, Kecamatan Kasembon, Kabupaten Malang, Jawa Timur, terganggu akibat longsor yang menutup sebagian badan jalan, Sabtu, 3 Januari 2026/BPBD Kab. Malang

Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Malang, Sadono Irawan, menyampaikan longsor terjadi akibat kondisi tanah yang labil setelah diguyur hujan cukup lama. Material longsoran menutup sebagian jalur utama yang merupakan jalan provinsi dengan volume kendaraan cukup padat, terutama pada akhir pekan.

“Arus lalu lintas sempat terganggu dan diberlakukan sistem buka tutup atau bergantian untuk menjaga keselamatan pengguna jalan,” kata Sadono saat dikonfirmasi, Minggu, 4 Januari 2026.

BPBD Kabupaten Malang bersama unsur terkait segera melakukan asesmen di lokasi kejadian dan berkoordinasi dengan Bina Marga Provinsi untuk penanganan darurat. Proses pembersihan material longsor menggunakan alat berat serta dibantu masyarakat setempat dan relawan.

Penanganan dan pembersihan material longsor rampung sekitar pukul 21.40 WIB. Setelah material tanah dan batu berhasil disingkirkan, arus lalu lintas di jalur Malang–Kediri kembali normal.

Meski demikian, Sadono mengingatkan kondisi jalan masih licin akibat sisa lumpur di permukaan aspal. Penyemprotan jalan direncanakan dilakukan oleh petugas pemadam kebakaran untuk memastikan keselamatan pengguna jalan.

Dalam kejadian tersebut tidak terdapat korban jiwa maupun kerugian material. BPBD Kabupaten Malang mengimbau masyarakat dan pengguna jalan untuk tetap waspada, terutama saat melintas di kawasan rawan longsor pada musim hujan.

Sejumlah unsur terlibat dalam penanganan kejadian ini antara lain BPBD Kabupaten Malang, Bina Marga Provinsi, Forkopimcam Kasembon, TNI–Polri, PMI Kabupaten Malang, relawan, serta masyarakat sekitar.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Lukman Diah Sari)