Penumpang Bandara Adi Soemarmo Solo Diprediksi Naik 4 Persen saat Nataru

General Manager PT Angkasa Pura Indonesia atau InJourney Airports Bandara Adi Soemarmo, Hery Purwanto. Metrotvnews.com/ Triawati

Penumpang Bandara Adi Soemarmo Solo Diprediksi Naik 4 Persen saat Nataru

Triawati Prihatsari • 17 December 2025 18:37

Solo: Bandara Internasional Adi Soemarmo Solo, Jawa Tengah, melakukan sejumlah persiapan menghadapi periode libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru). Jumlah penumpang melalui Bandara Adi Soemarmo Solo diprakirakan meningkat empat persen dibandingkan dengan periode tahun lalu. 

"Jumlah penumpang selama periode Nataru tahun ini meningkat sekitar empat persen dibandingkan tahun lalu. Berdasarkan data 2024, jumlah penumpang Nataru tahun 2024 tercatat sebanyak 70.528 orang, sementara tahun ini diproyeksikan mencapai sekitar 73.400 penumpang," ujar General Manager PT Angkasa Pura Indonesia atau InJourney Airports Bandara Adi Soemarmo, Hery Purwanto, di Solo, Rabu, 17 Desember 2025.

Terkait prediksi kenaikan jumlah penumpang, pihaknya telah membuka Posko Angkutan Nataru yang beroperasi sejak 15 Desember 2025 hingga 4 Januari 2026. Menurutnya, pendirian posko bertujuan untuk memastikan pelayanan optimal bagi pengguna jasa penerbangan. 

"Kami ingin memberikan pelayanan terbaik sekaligus mendorong kembali minat masyarakat menggunakan transportasi udara melalui Bandara Solo,” imbuh Hery. 

Bandara Adi Soemarmo Solo. Dokumentasi/ istimewa

Di sisi lain, pada periode Nataru ini, Bandara Adi Soemarmo mendapatkan tambahan rute domestik, antara lain Solo–Bandung dan Solo–Surabaya, yang dilayani oleh Wings Air. Sementara itu, Citilink juga menambah jam operasional penerbangan melalui skema perpanjangan layanan bandara hingga tengah malam.

“Jam operasional normal bandara tetap dari pukul 06.00 hingga 19.00. Namun jika ada kebutuhan extend, kami siap melayani hingga pukul 24.00. Untuk penambahan rutenya berlaku reguler, jadi tidak hanya pada momen Nataru saja," terang Hery. 

Sementara itu, Bandara Adi Soemarmo juga menyiapkan total 257 personel gabungan selama periode Nataru. Petugas keamanan terdiri dari petugas internal bandara, dukungan Lanud Adi Soemarmo, AirNav, imigrasi, serta kepolisian. 

“Bandara adalah pintu masuk. Kalau pelayanannya baik dan daerahnya menarik, orang akan datang dan kembali lagi. Itu yang kami dorong untuk menggerakkan pariwisata dan perekonomian Jawa Tengah,” ungkap Hery.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Lukman Diah Sari)