Rakernas XVIII APEKSI Hasilkan 10 Rekomendasi Strategis

Rapat Kerja Nasional (Rakernas) XVIII Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (APEKSI) berlangsung di Medan, Sumatra Utara. Dok. Istimewa

Rakernas XVIII APEKSI Hasilkan 10 Rekomendasi Strategis

Achmad Zulfikar Fazli • 3 July 2026 14:42

Medan: Rapat Kerja Nasional (Rakernas) XVIII Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (APEKSI) yang berlangsung di Medan, Sumatra Utara, menghasilkan 10 rekomendasi yang akan diserahkan kepada pemerintah pusat. Rekomendasi tersebut merupakan hasil konsolidasi berbagai forum dan pembahasan selama Rakernas.

“Pemerintah kota memiliki pengalaman langsung dalam menghadapi berbagai tantangan pembangunan, sehingga masukan yang dirumuskan dalam Rakernas diharapkan menjadi bagian dari penguatan kebijakan nasional,” ujar Direktur Eksekutif APEKSI, Alwis Rustam, dalam keterangan tertulis, Jumat, 3 Juli 2026.

Rangkaian kegiatan Rakernas XVIII APEKSI yang diselenggarakan pada 28 Juni–4 Juli 2026 menjadi ruang kolaborasi pemerintah kota untuk bertukar pengalaman, memperkuat jejaring, dan merumuskan solusi atas berbagai tantangan perkotaan. Berbagai forum memperkaya pembahasan mengenai isu-isu strategis, mulai dari ketahanan fiskal, pembangunan infrastruktur, transformasi digital, ketahanan pangan, pengelolaan lingkungan, hingga peningkatan kualitas pelayanan publik, yang dirumuskan menjadi rekomendasi bersama Rakernas XVIII APEKSI.

Melalui sidang pleno, seluruh pemerintah kota yang hadir kemudian menyepakati 10 rekomendasi Rakernas XVIII APEKSI, yaitu:

  1. Penguatan kapasitas fiskal dan reformasi hubungan keuangan pusat-daerah.
  2. Penataan kebijakan ASN, PPPK, dan fleksibilitas belanja daerah.
  3. Penguatan tata kelola program strategis nasional di daerah.
  4. Percepatan pembangunan infrastruktur dan konektivitas wilayah.
  5. Transformasi tata kelola pemerintahan dan digitalisasi layanan publik.
  6. Penguatan ketahanan lingkungan dan kota berkelanjutan.
  7. Penguatan ekonomi lokal dan pembangunan inklusif.
  8. Penguatan tata ruang, kerja sama daerah, dan pembangunan kewilayahan.
  9. Penguatan advokasi hukum dan kepastian regulasi.
  10. Pelibatan generasi muda dalam pembangunan kota secara berkelanjutan.


Rapat Kerja Nasional (Rakernas) XVIII Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (APEKSI) berlangsung di Medan, Sumatra Utara. Dok. Istimewa

Alwin mengatakan Rakernas XVIII APEKSI menegaskan ketangguhan kota tidak hanya berkaitan dengan kesiapsiagaan menghadapi bencana, tetapi juga mencakup ketahanan fiskal, pelayanan publik yang berkualitas, pembangunan ekonomi, transformasi digital, pengelolaan lingkungan, serta kolaborasi antarpemerintah dalam mewujudkan kesejahteraan masyarakat.

Sebanyak 88 wali kota, empat wakil wali kota, dua sekretaris daerah, dan satu kepala Bappeda hadir dalam Rakernas XVIII APEKSI mewakili 98 kota anggota APEKSI. Kegiatan ini juga melibatkan 2.800 peserta karnaval budaya dan 375 pelaku UMKM. Pemerintah Kota Medan memperkirakan penyelenggaraan Rakernas mendorong perputaran ekonomi hingga sekitar Rp 72 miliar.

Sepuluh rekomendasi yang dihasilkan akan menjadi agenda advokasi APEKSI kepada pemerintah pusat. Hal ini sebagai komitmen bersama pemerintah kota untuk mewujudkan kota-kota yang semakin tangguh, inklusif, dan berdaya saing.

(Achmad Zulfikar Fazli)