Upaya Askrindo Perkuat Komitmen Tata Kelola

Ilustrasi. Foto: Dok istimewa

Upaya Askrindo Perkuat Komitmen Tata Kelola

Eko Nordiansyah • 2 July 2026 14:40

Jakarta: PT Asuransi Kredit Indonesia (Persero) atau Askrindo, anggota Holding Indonesia Financial Group (IFG), menegaskan komitmennya dalam memperkuat tata kelola perusahaan. Upaya ini dilakukan di tengah meningkatnya perhatian terhadap isu transparansi dan akuntabilitas korporasi.

Direktur Kepatuhan, SDM dan Manajemen Risiko Askrindo, R Mahelan Prabantarikso mengatakan, Askrindo terus memperkuat implementasi Good Corporate Governance (GCG) sebagai fondasi utama dalam membangun dan menjaga kepercayaan masyarakat serta pemangku kepentingan.

"Kami memandang GCG sebagai strategic enabler yang memastikan perusahaan tumbuh secara sehat, resilien, dan berkelanjutan," ujar Mahelan dalam keterangan tertulis, Kamis, 2 Juli 2026.

Askrindo meraih Indonesia Excellent Good Corporate Governance (GCG) Award 2026. Penghargaan diberikan kepada perusahaan yang dinilai mampu menjaga kualitas implementasi GCG secara konsisten dan adaptif terhadap perubahan lanskap bisnis.

"Capaian ini menjadi semakin relevan di tengah kebutuhan akan praktik tata kelola yang kredibel dalam menjaga kepercayaan investor dan memperkuat ketahanan bisnis," ungkap dia.



(Direktur Kepatuhan, SDM dan Manajemen Risiko Askrindo, R Mahelan Prabantarikso?. Foto: Dok istimewa)

Mendorong penguatan tata kelola

Sejalan dengan hal tersebut, Askrindo secara berkelanjutan mendorong penguatan tata kelola melalui manajemen risiko yang lebih prudent, peningkatan efektivitas pengendalian internal, serta akselerasi digitalisasi untuk mendukung transparansi dan kualitas pengambilan keputusan.

Penghargaan ini sekaligus memperkuat positioning Askrindo sebagai perusahaan asuransi dan penjaminan yang tidak hanya berfokus pada kinerja bisnis, tetapi juga pada kualitas tata kelola sebagai faktor kunci dalam menarik dan menjaga kepercayaan pasar.

Ke depan, ia menyebut, Askrindo akan terus memperkuat kualitas implementasi GCG yang selaras dengan praktik terbaik global, termasuk melalui penguatan budaya integritas, peningkatan kapabilitas SDM, serta pemanfaatan teknologi untuk mendorong transparansi.

"Kami meyakini kepercayaan adalah aset utama, dan tata kelola yang kuat merupakan fondasi untuk menjaganya," tutup Mahelan.

(Eko Nordiansyah)