Tiongkok Targetkan Pasokan Minyak dan Gas Sebanyak 440 Juta Ton

Ilustrasi. Foto: Freepik.

Tiongkok Targetkan Pasokan Minyak dan Gas Sebanyak 440 Juta Ton

Eko Nordiansyah • 18 August 2026 15:32

Beijing: Pasokan minyak dan gas domestik Tiongkok diperkirakan mencapai 440 juta ton setara dengan minyak pada 2030.
 
Mengutip Xinhua, Selasa, 18 Agustus 2026, target tersebut tercantum pada rencana lima tahun baru sektor minyak dan gas yang diterbitkan oleh The National Energy Administration (NEA) bersama the National Development and Reform Commission pada Senin, 17 Agustus 2026.

Melalui rencana baru tersebut, Tiongkok menargetkan peningkatan cadangan gas alam hingga setara dengan lebih dari 13 persen konsumsi nasional, serta meningkatkan injeksi tahunan karbon dioksida dari proyek penangkapan dan penyimpanan karbon (CCS) serta penangkapan, pemanfaatan, dan penyimpanan karbon (CCUS) menjadi 10 juta ton pada 2030.

Rencana yang diterbitkan tersebut juga menetapkan target penambahan 20 ribu kilometer (km) jaringan pipa minyak dan gas jarak jauh hingga 2030. Dengan demikian, total jaringan pipa di Tiongkok akan mencapai 220 ribu km.


(Ilustrasi. Foto: Freepik)

Dalam rencana tersebut, pembangunan industri minyak dan gas ditujukan untuk membangun kapasitas domestik Tiongkok yang lebih kuat, jaringan pipa yang lebih efisien, cadangan yang memadai dan fleksibel, produksi yang lebih ramah lingkungan, operasi yang lebih aman dan efisien, pengolahan dan pemanfaatan yang bernilai lebih tinggi, terobosan dalam teknologi dalam negeri, dan kerja sama internasional yang lebih beragam.

“Minyak dan gas merupakan sumber energi dan bahan baku industri yang penting. Pasokannya berkaitan erat dengan keamanan energi Tiongkok dan kehidupan masyarakat,” demikian disebut dalam rencana tersebut.

Adapun tugas utama dalam rencana tersebut mencakup peningkatan eksplorasi dan produksi minyak dan gas, perluasan infrastruktur, penguatan cadangan minyak dan gas, pendalaman kerja sama internasional, percepatan transisi hijau dan pengembangan kekuatan produktif baru berkualitas tinggi, peningkatan inovasi teknologi, serta pendalaman reformasi di sektor minyak dan gas.

Dorong pengembangan minyak dan gas ramah lingkungan

Lebih lanjut, rencana tersebut juga menyerukan pengembangan minyak dan gas secara terkoordinasi dengan energi terbarukan dan sumber daya terkait.

Ladang minyak dan gas beserta wilayah di sekitarnya akan didorong untuk mengembangkan energi surya, angin, dan panas bumi secara teratur, meningkatkan tingkat elektrifikasi, dan membangun ladang minyak dan gas yang ramah lingkungan, rendah karbon, dan tanpa karbon.

Total produksi minyak dan gas Tiongkok mencapai rekor baru sebesar 420 juta ton setara minyak pada 2025. Hal tersebut menunjukan  peningkatan yang signifikan dalam kapasitas keamanan energi independen negara tersebut, tulis data resmi. (Selsha Septifanie Gunawan)

(Eko Nordiansyah)