Proses evakuasi pascagempa NTT. Foto: dok BNPB.
Masyarakat Himpun Donasi Rp2,16 Miliar untuk Warga Terdampak Bencana NTT
Ade Hapsari Lestarini • 18 August 2026 21:43
Jakarta: Masyarakat menghimpun donasi sebesar Rp2,16 miliar untuk warga terdampak bencana di Nusa Tenggara Timur (NTT) dalam rangkaian kegiatan Kesenian Rakyat dalam Kebersamaan Kemerdekaan.
Donasi tersebut terkumpul melalui QR Code yang tersedia di tiga titik panggung kesenian dalam rangka memperingati HUT ke-81 Kemerdekaan Indonesia. Kegiatan tersebut difasilitasi Keluarga Besar BUMN dan Danantara Indonesia bersama pemerintah sebagai wadah bagi masyarakat untuk bergotong royong membantu warga terdampak bencana.
Managing Director Stakeholder Management Danantara Indonesia Rohan Hafas mengatakan partisipasi masyarakat dalam kegiatan tersebut menjadi bentuk solidaritas untuk membantu warga terdampak bencana.
"Momentum Kemerdekaan tahun ini sekaligus menjadi pengingat tentang kekuatan gotong royong. Partisipasi masyarakat dalam Kesenian Rakyat dalam Kebersamaan Kemerdekaan dapat diterjemahkan menjadi dukungan nyata bagi saudara-saudara kita yang terdampak bencana di NTT," ujar Rohan, dalam keterangan tertulis, Selasa, 18 Agustus 2026.

Warga melintas di dekat bangunan toko yang rusak akibat gempa di kawasan Reo, Kabupaten Manggarai, NTT, Senin, 17 Agustus 2026. ANTARA FOTO/Fikri Yusuf.
Danantara dan BUMN pulihkan layanan dasar
Danantara Indonesia mengoordinasikan respons lintas BUMN untuk mendukung pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat terdampak bencana selama masa tanggap darurat yang ditetapkan pemerintah daerah hingga 28 Agustus 2026.
Pada tahap awal, respons difokuskan pada pemulihan layanan publik dan pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat. Sejumlah BUMN mengerahkan personel dan peralatan ke wilayah terdampak.
Hingga Senin, 17 Agustus 2026, PLN telah memulihkan sekitar 88 persen pelanggan dan 98,3 persen jaringan listrik yang terdampak gempa. Pemulihan tersebut ditujukan untuk mendukung kembali beroperasinya layanan dasar masyarakat, fasilitas umum, dan posko bantuan.
Di sektor telekomunikasi, Telkom Group mempercepat pemulihan jaringan di sejumlah wilayah terdampak untuk mendukung koordinasi dan akses informasi. Pasokan dan distribusi bahan bakar juga diperkuat untuk mendukung mobilitas masyarakat serta pengerahan bantuan.
Sejumlah BUMN turut menyalurkan bantuan kemanusiaan di sejumlah kabupaten terdampak. Bantuan diarahkan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat berdasarkan pemetaan di lapangan, mulai dari pangan, air bersih, obat-obatan, perlengkapan pengungsian, hingga dukungan operasional posko dan fasilitas umum. Relawan dan posko penanganan bencana juga akan diperkuat di sejumlah wilayah prioritas, antara lain Kabupaten Sikka, Nagekeo, Ngada, Ende, dan Manggarai.
Selain penanganan darurat, Danantara Indonesia bersama BUMN mulai mendata rumah warga yang mengalami kerusakan berat. Pendataan tersebut menjadi bagian dari persiapan rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana melalui koordinasi dengan pemerintah daerah dan pemangku kepentingan terkait.
"Fokus saat ini adalah memastikan dukungan yang dihimpun dapat tersalurkan secara tepat dan sesuai dengan kebutuhan paling mendesak di lapangan. Pada saat yang sama, Danantara Indonesia bersama Keluarga Besar BUMN juga mulai memetakan kebutuhan lanjutan masyarakat terdampak, termasuk kemungkinan dukungan pada fase pemulihan dan perbaikan kembali fasilitas atau hunian yang terdampak," ujar Rohan.
Danantara Indonesia bersama Keluarga Besar BUMN terus mengoordinasikan dukungan selama masa tanggap darurat agar bantuan dapat disalurkan sesuai kebutuhan masyarakat terdampak bencana di NTT.