Yaman Resmi Buka Kembali Ekspor Minyak setelah Hampir Empat Tahun Terhenti

Ilustrasi kilang minyak. (Anadolu Agency)

Yaman Resmi Buka Kembali Ekspor Minyak setelah Hampir Empat Tahun Terhenti

Willy Haryono • 21 July 2026 12:13

Aden: Dewan Kepemimpinan Presidensial Yaman mengumumkan pembukaan kembali ekspor minyak nasional setelah hampir empat tahun terhenti akibat konflik bersenjata dengan kelompok pemberontak Houthi.

Ketua Dewan Kepemimpinan Presidensial Yaman, Rashad al-Alimi, mengatakan pemerintah mulai mengupayakan pemulihan ekspor minyak melalui seluruh jalur yang memungkinkan sejak Senin, 20 Juli 2026.

Dalam pidato televisi yang dikutip Yeni Safak, Selasa, 21 Juli 2026, Al-Alimi menyatakan pendapatan dari ekspor minyak akan digunakan untuk menopang anggaran negara, membayar gaji pegawai negeri sipil, meningkatkan layanan publik dasar, serta memperkuat stabilitas ekonomi nasional.

Ia juga mengajak seluruh elemen nasional bersatu mendukung angkatan bersenjata dan lembaga keamanan guna mempercepat pemulihan institusi negara serta mengakhiri pendudukan oleh kelompok Houthi.

Keputusan melanjutkan kembali ekspor minyak dinilai menjadi langkah penting bagi pemerintah Yaman yang diakui secara internasional dalam upayanya membangun kembali lembaga-lembaga negara dan memulihkan kondisi ekonomi.

Sejak ekspor minyak terhenti pada 2022 akibat konflik berkepanjangan dengan Houthi, perekonomian dan infrastruktur Yaman mengalami tekanan berat.

Pemerintah Yaman berharap dimulainya kembali ekspor minyak dapat membantu mengembalikan kendali atas salah satu sumber pendapatan strategis negara sekaligus mendukung proses pemulihan ekonomi. (Kelvin Yurcel)

Baca juga:  Arab Saudi Kecam Blokade Maritim Houthi terhadap Jalur Ekspor Minyak

(Willy Haryono)