Korban Tewas Kecelakaan Bus ALS Dievakuasi ke RS Siti Aisyah Lubuklinggau

Kecelakaan bus ALS dan truk tangki di Muratara, Sumsel. (Tangkapan layar Metro TV)

Korban Tewas Kecelakaan Bus ALS Dievakuasi ke RS Siti Aisyah Lubuklinggau

Lukman Diah Sari • 6 May 2026 17:51

Jakarta: Kecelakaan maut terjadi antara bus ALS dengan truk tangki di Jalan Lintas Sumatra, Kecamatan Karang Jaya, Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara), Sumatra Selata, Rabu siang, 6 Mei 2026. Semua korban meninggal dan korban selamat telah dievakuasi ke sejumlah lokasi. 

"Untuk yang selamat empat orang, dengan tiga luka serius, luka bakar, dan satu luka ringan, lecet-lecet" ujar Kepala Bidang Kesiapsiagaan BPBD Muratara, Mugono, dalam sambungan telepon Breaking News Metro TV. 


Kecelakaan maut bus ALS diJalan Lintas Sumatera, Kecamatan Karang Jaya, Rabu (6/5/2026). ANTARA/HO-BPBD Muratara

Mugono menyebut, empat korban tersebut dibawa ke Puskesma Karang Jaya. Selain itu, ada pula yang dirujuk ke RSUD Rupit Muratara.

Sementara itu, menurut Mugono, insiden tragis tersebut mengakibatkan sedikitnya 16 orang meninggal di lokasi kejadian. Korban terdiri dari 14 penumpang bus ALS serta sopir dan kenek mobil tangki.

"Korban meninggal dibawa ke Rumah Sakit Siti Aisyah Lubuklinggau, Sumatra Selatan," ungkap dia.

Mugono memastikan semua jenazah telah dievakuasi. Saat ini, kata dia, kondisi lalu lintas di lokasi kejadian telah normal setelah seluruh korban berhasil dievakuasi. 

Kronologis Kecelakaan

Ia menyebutkan berdasarkan data awal yang dihimpun BPBD di lapangan, kecelakaan terjadi sekitar pukul 12.39 WIB. Peristiwa bermula saat bus ALS melaju dari arah Lubuklinggau menuju Medan atau Pekanbaru. Saat melintasi wilayah Kecamatan Karang Jaya, muncul percikan api dari bagian bus.

Sopir bus ALS kemudian mencoba mengarahkan kendaraan ke sisi kanan jalan untuk menghindari risiko lebih besar. Namun, secara bersamaan dari arah berlawanan (Utara/Rupit), sebuah mobil tangki melaju dengan kecepatan tinggi sehingga tabrakan hebat tidak dapat terhindarkan.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Lukman Diah Sari)