Pesawat Boeing KC-135 Stratotanker milik Amerika Serikat (AS). Foto: USAF
Pesawat Militer AS Hilang Setelah Kirim Sinyal Darurat di Langit Teluk Persia
Muhammad Reyhansyah • 7 May 2026 11:51
Washington: Sebuah pesawat Boeing KC-135 Stratotanker milik Amerika Serikat (AS) yang berfungsi sebagai pesawat pengisian bahan bakar di udara mengirim sinyal darurat "7700" saat terbang di atas Teluk Persia dekat Iran, di tengah meningkatnya ketegangan di Timur Tengah, menurut data Flightradar24.
Melansir NDTV, Kamis, 7 Mei 2026, pesawat militer tersebut lepas landas dari Pangkalan Udara Al Dhafra di Uni Emirat Arab (UEA) sebelum sinyalnya hilang di atas wilayah Qatar.
Pesawat itu dilaporkan sedang beroperasi di Timur Tengah untuk mendukung operasi militer yang sedang berlangsung.
Data pelacakan penerbangan menunjukkan pesawat sempat terbang melingkar di udara sebelum mulai melakukan penurunan untuk mendarat. Penyebab pasti keadaan darurat tersebut masih belum diketahui dan belum ada konfirmasi resmi yang mengaitkan insiden itu dengan aksi permusuhan.
Kantor berita semi-resmi Iran, Fars, melaporkan hilangnya pesawat tersebut dengan mengutip data dari Flightradar24. Namun hingga kini belum ada pernyataan dari Iran yang menunjukkan keterlibatan mereka dalam insiden darurat pesawat militer AS itu.
Militer AS juga belum mengeluarkan pernyataan mengenai kondisi pesawat tersebut.
Pada Maret lalu, militer AS kehilangan satu unit KC-135 dalam serangan Iran di Irak barat. Islamic Resistance in Iraq, kelompok payung faksi bersenjata yang didukung Iran, mengaku bertanggung jawab atas serangan itu.
Kelompok tersebut mengatakan mereka menembak jatuh pesawat itu "demi mempertahankan kedaulatan dan wilayah udara negara kami."
Apa Itu KC-135 Stratotanker
KC-135 Stratotanker merupakan pesawat militer bermesin empat turbofan yang terutama digunakan untuk pengisian bahan bakar di udara.Pesawat ini memiliki dek kargo di atas sistem pengisian bahan bakarnya sehingga mampu membawa penumpang maupun perlengkapan sambil tetap menjalankan fungsi pengisian bahan bakar bagi pesawat lain di udara.
KC-135 telah menjadi bagian dari operasi Angkatan Udara Amerika Serikat selama lebih dari 60 tahun.
Pesawat tersebut memungkinkan jet tempur, pesawat pengebom, dan pesawat militer lainnya bertahan lebih lama di udara serta menempuh jarak lebih jauh. Pesawat ini juga mendukung operasi Angkatan Laut AS, Korps Marinir, dan negara-negara sekutu.
KC-135 dikembangkan berdasarkan desain Boeing 367-80 yang juga melahirkan pesawat komersial Boeing 707. Ratusan pesawat KC-135 hingga kini masih digunakan oleh Angkatan Udara AS, Garda Nasional Udara, dan Cadangan Angkatan Udara.
Selain pengisian bahan bakar di udara, KC-135 juga dapat mengangkut penumpang dan kargo, mendukung misi evakuasi medis, serta membawa pasien sakit atau terluka menggunakan perlengkapan medis khusus.
Dalam misi evakuasi medis, tim medis yang terdiri dari perawat penerbangan dan teknisi dapat ditambahkan ke dalam kru pesawat. Bergantung pada konfigurasi, pesawat ini mampu mengangkut sekitar 37.600 kilogram kargo atau puluhan penumpang.