Ribuan warga saat memadati kawasan Jalan HR Rasuna Said pada CFD di Jakarta. Foto: ANTARA/Khaerul Izan.
Kenyamanan Ruang Publik Pengaruhi Kualitas Hidup Warga Jakarta
Richard Alkhalik • 10 May 2026 18:14
Jakarta: Penataan infrastruktur perkotaan di Jalan HR Rasuna Said, Kuningan, Jakarta Selatan, diharapkan tidak hanya menonjolkan aspek estetika. Keamanan dan kenyamanan bagi seluruh lapisan masyarakat, khususnya pejalan kaki, perempuan, dan anak-anak, juga harus diprioritaskan.
Aktris pemeran sinetron Si Doel Anak Sekolahan, Maudy Koesnaedi, turut menyoroti pentingnya restorasi fungsi trotoar bagi pejalan kaki. Maudy mengatakan hak pejalan kaki harus dikembalikan sepenuhnya dengan mensterilkan area pedestrian dari penggunaan kendaraan bermotor maupun lapak pedagang kaki lima (PKL).
Hal tersebut diungkapkan Maudy dalam diskusi bertajuk *Chit-Chat "Menuju 5 Abad"*. Acara ini merupakan salah satu rangkaian dari deklarasi Gerakan Pilah Sampah dan Pencanangan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-499 Kota Jakarta. Kegiatan digelar di kawasan Jalan HR Rasuna Said, Jakarta, pada Minggu, 10 Mei 2026.
Tingkat Kenyamanan Ruang Publik Pengaruhi Kualitas Hidup
Ia menilai tingkat kenyamanan ruang publik sangat memengaruhi kualitas hidup warga kota metropolitan. Selain mengapresiasi kelengkapan fasilitas umum yang kini hadir di kawasan Kuningan, mulai dari rumah sakit, kampus, hingga pusat perbelanjaan, Maudy juga menekankan perlunya peningkatan standardisasi kebersihan. Ia juga menyoroti pentingnya penyediaan fasilitas penunjang seperti halte, kursi umum, dan toilet umum yang terawat.
"Jadi kalau urusan ibu-ibu, ya penginnya aman, nyaman, dan selamat pastinya. Biar jadinya lingkungan yang ramah juga sih, buat perempuan, buat anak, buat turis-turis," papar Maudy Koesnaedi dalam diskusi di kawasan Jalan HR Rasuna Said, Jakarta, Minggu, 10 Mei 2026.
Ia juga berharap kegiatan-kegiatan komunitas maupun festival kuliner dapat didistribusikan secara merata di berbagai titik ruang publik Jakarta. Dengan demikian, masyarakat dapat menikmati kegiatan tersebut di seluruh penjuru kota.
Selain mencegah penumpukan massa yang berujung pada kemacetan, pemerataan kegiatan ruang publik tersebut akan menghidupkan ekosistem sosial ekonomi di ibu kota.

Car free day (CFD) perdana kawasan HR Rasuna Said, Jakarta Selatan, Minggu pagi, 10 Mei 2026. Foto: Metro TV/Aris Setya.