Tangkapan layar Sungai Cipamingkis di Kabupaten Bogor meluap. Metro TV
Kali Cipamingkis Kabupaten Bogor Meluap, Sejumlah Bangunan dan Kafe Rusak
Metro TV • 5 May 2026 17:57
Bogor: Sejumlah bangunan rusak, termasuk rumah warga, kafe, dan gudang logistik yang nyaris ambruk akibat dihantam luapan Kali Cipamingkis, Kabupaten Bogor. Kali tersebut meluap dengan arus sangat deras karena hujan merata di wilayah Puncak dan dataran tinggi di Bogor.
Sekitar enam desa yang dilalui aliran Sungai Cipamingkis diterjang banjir bandang yang membuat panik warga. Berdasarkan video yang terekam, beberapa bangunan tampak rusak dihantam derasnya luapan air Sungai Cipamingkis. Puluhan warga terlihat panik saat air bandang mulai memasuki area permukiman.
Banjir bandang dari luapan Sungai Cipamingkis disebabkan oleh hujan yang berlangsung lama, sejak siang hingga sore dan malam har Senin, 4 Mei 2026. Cuaca ekstrem di wilayah puncak dan perbukitan di Bogor membuat volume air di tiga sungai mencapai status siaga 1.
Sungai-sungai yang berpotensi menyebabkan banjir hingga mencapai Jakarta antara lain Sungai Cibeet, Cipamingkis, Cibatu, Cileungsi, dan Ciliwung.
Hingga hari ini, wilayah Bogor dan sekitarnya masih mengalami cuaca ekstrem, khususnya hujan yang disertai angin kencang. Warga yang tinggal di bantaran kali atau di sekitar pinggir sungai diharapkan waspada terhadap potensi banjir bandang dan tanah longsor.
Lima kecamatan yang terdampak meliputi Kecamatan Ciomas, Sukaraja, Dramaga, Ciampea, dan Babakan Madang. Ketinggian muka air bervariasi antara 20 hingga 60 sentimeter.

Tim BPBD Kabupaten Bogor memantau tinggi muka air dan daerah terdampak banjir di Kecamatan Babakan Madang , Kabupaten Bogor, Provinsi Jawa Barat, pada Senin (4/5). Sumber foto: BPBD Kabupaten Bogor
"Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bogor mendata sejumlah dampak akibat peristiwa tersebut, antara lain 346 kepala keluarga (KK) atau 1.128 jiwa terdampak, 326 unit rumah terdampak, serta satu bangunan majelis dan satu unit jembatan yang juga terkena dampak," kata Kepala Pusat Data dan Informasi BNPB Abdul Muhari, Selasa, 5 Mei 2026.
Berdasarkan pantauan BPBD Kabupaten Bogor pada Senin petang, 4 Mei 2026, genangan air telah surut dan material sisa banjir telah dibersihkan. Bangunan masjid telah dibersihkan, dan jembatan terdampak sudah dapat dilalui kembali. (Nur Kholis)