NasDem Dorong Pendampingan Kesehatan Mental Ibu Sejak Kehamilan

Ketua DPP Bidang Perempuan dan Anak sekaligus anggota DPR RI Fraksi NasDem, Amelia Anggraini. Foto: Metrotvnews.com/M. Azri Arifin

NasDem Dorong Pendampingan Kesehatan Mental Ibu Sejak Kehamilan

Siti Yona Hukmana • 23 October 2026 15:19

Jakarta: Partai NasDem mendorong pendampingan kesehatan fisik dan mental ibu sejak masa kehamilan hingga 12 bulan setelah melahirkan. Upaya ini dirancang melalui Program SURYA Jaga Ibu yang mengedepankan dukungan berbasis Posyandu dan kolaborasi dengan kalangan profesional.

Ketua DPP Bidang Perempuan dan Anak sekaligus anggota DPR RI Fraksi NasDem, Amelia Anggraini, mengatakan dukungan terhadap ibu tidak selalu harus diwujudkan melalui bantuan besar. Kesediaan mendengarkan keluh kesah dan membantu pekerjaan sehari-hari juga menjadi bentuk dukungan yang berarti.

“Terkadang memberikan kesempatan kepada seorang ibu untuk beristirahat beberapa jam saja itu sudah sangat meaningful, sudah sangat mempunyai arti,” kata Amelia dalam seminar Ruang Teduh Ibu di NasDem Tower, Jakarta, Jumat, 23 Oktober 2026.

Menurut Amelia, ibu tidak selalu membutuhkan nasihat ketika menghadapi persoalan. Mereka juga membutuhkan seseorang yang bersedia mendengarkan tanpa menyalahkan, membantu mengurus anak, atau mendampingi ketika memerlukan pertolongan tenaga profesional.

Program SURYA Jaga Ibu dirancang untuk mendekatkan dukungan kesehatan fisik dan mental dengan kehidupan sehari-hari para ibu. Pelaksanaannya direncanakan berbasis Posyandu dengan mendorong kerja sama bersama akademisi fakultas psikologi dan organisasi profesi psikolog klinis.

“Tetapi arah yang kami ingin bangun itu sudah jelas: kita ingin menghadirkan dukungan yang lebih dekat dengan kehidupan sehari-hari para ibu, bukan hanya ketika persoalan itu sudah menjadi krisis,” ujar Amelia.

Ketua DPP Bidang Perempuan dan Anak sekaligus anggota DPR RI Fraksi NasDem, Amelia Anggraini. Foto: Metrotvnews.com/M. Azri Arifin.

Amelia berharap pengurus NasDem di tingkat wilayah dan daerah dapat melibatkan komunitas, kader Posyandu, tenaga kesehatan, serta keluarga untuk membangun kesadaran mengenai kesehatan mental ibu. Ia menegaskan, setiap perempuan dari berbagai latar belakang berhak memperoleh dukungan untuk menjalani perannya secara sehat dan bermartabat.

“Sebab kekuatan seorang perempuan bukan terletak pada kemampuan menanggung segalanya sendirian, tetapi keberanian mengenali batas diri, menerima dukungan, dan memberikan ruang bagi dirinya sendiri untuk pulih,” tambah Amelia.

(Metrotvnews.com/M. Azri Arifin)

(Siti Yona Hukmana)