Menhan Tegaskan Prajurit Yonif TP Harus Jadi Penggerak Pembangunan di Perbatasan

Menteri Pertahanan Jenderal (Purn) Sjafrie Sjamsoeddin. Dok. Metro TV

Menhan Tegaskan Prajurit Yonif TP Harus Jadi Penggerak Pembangunan di Perbatasan

Metro TV • 3 October 2026 19:03

Jakarta: Menteri Pertahanan Jenderal (Purn) Sjafrie Sjamsoeddin menegaskan kehadiran batalyon baru Yonif Teritorial Pembangunan (TP) di wilayah perbatasan Indonesia-Malaysia untuk menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Yonif TP juga dapat melindung masyarakat dari ancaman yang bisa muncul kapan saja.

Hal ini disampaikan Menhan saat kunjungan kerja di Yonif TP 921/Alang Impang, Kabupaten Malinau, dan Yonif TP 922/Upun Taka, Kabupaten Tana Tidung, Kalimantan Utara, Sabtu, 3 Oktober 2026.

Dalam kesempatan tersebut, Menhan menyampaikan tugas pokok prajurit adalah menjaga wilayah NKRI, khususnya di perbatasan Indonesia-Malaysia. Menhan meminta prajurit menguasai teknik bertempur, bela diri, dan terus menjalankan patroli wilayah satuan masing-masing untuk memberikan rasa aman kepada masyarakat.

Namun, Menhan menekankan prajurit Yonif TP jangan hanya mahir sebagai satuan tempur. Prajurit Yonif TP juga harus mampu bercocok tanam hingga beternak untuk memenuhi kebutuhan pokok satuan masing-masing secara optimal dan mandiri.

“Prajurit Yonif TP juga harus menjadi penggerak pembangunan di wilayah perbatasan agar terjadi percepatan pembangunan di wilayah masing-masing,” ujar Menhan di Kalimantan Utara, Sabtu, 3 Oktober 2026.
 
Menteri Pertahanan Jenderal (Purn) Sjafrie Sjamsoeddin. Dok. Metro TV
 


Menhan juga meminta seluruh prajurit terus membantu dan melayani masyarakat yang membutuhkan serta menyelenggarakan pembinaan teritorial kepada masyarakat secara rutin.

Dalam kunjungan kerja hari ini, Menhan didampingi Wakil Panglima TNI Jenderal Tandyo Budi Revita, Sekjen Kementerian Pertahanan Letjen Tri Budi Utomo, Kepala Badan Logistik Kementerian Pertahanan Marsekal Madya Jusuf Jauhari, dan Pangdam VI Mulawarman Mayjen Krido Pramono.

(Achmad Zulfikar Fazli)