Menteri Koordinator Bidang Pangan (Menko Pangan) Zulkifli Hasan. Foto: MTVN/Duta Erlangga
Menko Pangan: Pemerintah Setop Impor Beras sejak 2025
Eko Nordiansyah • 8 October 2026 14:24
Jakarta: Menteri Koordinator Bidang Pangan (Menko Pangan) Zulkifli Hasan mengatakan swasembada pangan menjadi fokus pemerintahan Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka. Hasilnya, Indonesia tidak lagi impor beras sejak 2025.
"Kita lebih 4,2 juta (ton) tahun 2025, tahun 2026 saya kira akan lebih bagus lagi," kata Zulkifli dalam acara 2 Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran: Kerja Nyata Melanjutkan Asta Cita yang diselenggarakan Metro TV di Hotel Indonesia Kempinski, Jakarta, Kamis, 8 Oktober 2026.
Zulhas menyebut Indonesia sebelumnya masih impor 4,5 juta ton beras pada 2024. Tak hanya beras, komoditas pangan lain seperti gula juga masih impor 6 juta ton per tahun, gandum 13 juta ton, garam 3 juta ton, kedelai 4 juta ton.
"Tidak mungkin Indonesia jadi bangsa yang maju kalau makan saja kita tergantung kepada asing. Kita bangsa besar, hampir 300 juta (penduduk)," ungkap Menko Pangan Zulkifli.
Swasembada untuk dorong petani
Selain untuk memenuhi kebutuhan pangan, swasembada juga dimaksudkan untuk mendorong kehidupan yang layak bagi petani. Sebab jika produksi pangan masih mengandalkan produksi luar negeri, maka petani di dalam negeri tidak bisa mendapatkan keuntungan."Artinya yang kaya petani, peternak dari luar yang kita impor barangnya itu, dia akan tambah produktif, dia tambah maju, dia akan tambah makmur, tambah kuat. Kalau petani kita lemah, nelayan kita lemah, peternak kita lemah, maka kita tidak bisa menjaga Indonesia, tidak akan menjadi Indonesia yang kuat," ujar dia.

Menteri Koordinator Bidang Pangan (Menko Pangan) Zulkifli Hasan. Dok. Metro TV