Mojtaba Khamenei: AS Akan Dipaksa Angkat Kaki dari Timur Tengah

Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Sayyed Mojtaba Khamenei. (Press TV)

Mojtaba Khamenei: AS Akan Dipaksa Angkat Kaki dari Timur Tengah

Muhammad Reyhansyah • 29 September 2026 09:38

Teheran: Pemimpin Tertinggi Iran Mojtaba Khamenei mengatakan Amerika Serikat (AS) pada akhirnya akan dipaksa meninggalkan Timur Tengah setelah mengalami apa yang disebutnya sebagai “pukulan menyakitkan."

Khamenei menyampaikan pernyataan tersebut pada Senin, 28 September 2026 dalam pernyataan yang disiarkan televisi pemerintah Iran, IRNA.

“Hari ini, setelah mengalami pukulan menyakitkan di tangan para pejuang pemberani dan penjaga Selat Hormuz, mereka (musuh) tidak berani melampaui Laut Arab,” kata Khamenei, dikutip dari TRT World. 

Ia tidak secara langsung menyebut Amerika Serikat dalam pernyataan tersebut.

“Setiap kali mereka berani mengambil risiko ini, mereka hanya membawa kerugian bagi diri mereka sendiri. Tidak akan lama lagi sebelum Laut Arab juga membebaskan diri dari kehadiran mereka,” lanjutnya.

Pernyataan tersebut disampaikan ketika upaya untuk menghidupkan kembali perundingan yang bertujuan mengakhiri pertempuran antara Iran dan AS masih berlangsung.

Laut Arab merupakan jalur maritim utama yang membentang dari Semenanjung Arab menuju India serta memberikan akses ke garis pantai Iran dan Selat Hormuz.

Iran dan AS telah memperebutkan kendali atas jalur perairan strategis tersebut sejak perang dimulai dengan serangan AS dan Israel terhadap Iran pada Februari.

Sebelum konflik, Selat Hormuz menjadi jalur bagi sekitar seperlima pasokan minyak dan gas dunia.

Teheran memberlakukan blokade terhadap Selat Hormuz setelah perang dimulai. Washington kemudian merespons dengan memberlakukan blokade terhadap pelabuhan-pelabuhan Iran.

Baca juga: Mojtaba Khamenei Peringatkan Bahwa AS dan Israel Musuh Bebuyutan Islam

(Willy Haryono)