Banjir di Bangkok Berdampak pada 700 Ribu Orang, Sekitar 1.500 Pasien Dievakuasi

Thailand menetapkan dua hari libur khusus di Bangkok akibat banjir. (Anadolu Agency)

Banjir di Bangkok Berdampak pada 700 Ribu Orang, Sekitar 1.500 Pasien Dievakuasi

Willy Haryono • 28 September 2026 14:36

Bangkok: Thailand menetapkan dua hari libur khusus di Bangkok dan tiga provinsi di sekitarnya setelah banjir parah berdampak pada sekitar 700.000 orang di ibu kota.

Pemerintah menetapkan Senin dan Selasa sebagai hari libur khusus di Bangkok, Nonthaburi, Pathum Thani, dan Samut Prakan akibat banjir.

Hujan mulai mereda di Bangkok setelah sistem tekanan rendah bergerak menjauh. Namun, hujan monsun masih berlangsung, terutama di wilayah timur ibu kota. Sekitar 329.000 rumah tangga atau sekitar 700.000 orang terdampak banjir.

Curah hujan sepanjang malam mencapai sekitar 62 milimeter di Nong Chok, 55 mm di Lat Krabang, dan 52 mm di Min Buri.

Gubernur Bangkok Chadchart Sittipunt mengatakan pemerintah memprioritaskan penurunan permukaan air di sejumlah kanal utama, termasuk Prawet Burirom dan Lat Phrao. Langkah tersebut dilakukan agar air dapat mengalir dari jalan dan kawasan permukiman.

Lat Krabang, Bang Kapi, Khan Na Yao, Sai Mai, Suan Luang, Saphan Sung, dan Lak Si menjadi sejumlah distrik yang terdampak paling parah.

Sejumlah ruas Jalan Phetchaburi telah kembali dibuka. Sementara itu, kondisi Jalan Vibhavadi Rangsit mulai lebih mudah dilalui meski banjir masih terjadi di sejumlah lokasi.

Badan Administrasi Metropolitan Bangkok (BMA) telah memindahkan sekitar 1.500 pasien yang hanya dapat berbaring ke rumah sakit-rumah sakit di kota tersebut. Pemerintah juga memantau permintaan bantuan yang disampaikan melalui media sosial.

Otoritas turut mengupayakan bantuan berupa makanan siap saji, air minum, kendaraan dengan jarak bebas tanah tinggi, perahu beralas datar, serta dapur bergerak.

Baca juga: Hujan Deras 3 Hari Berturut-turut, Bangkok Tetapkan 50 Distrik Zona Bencana Banjir

(Willy Haryono)