Kepala Daerah Kerja (Daker) Mekah, Ihsan Faisal. Foto: MI/Akmal Fauzi.
Kemenhaj Pastikan 177 Hotel di Makkah Siap Digunakan
Akmal Fauzi • 24 April 2026 15:53
Jakarta: Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Republik Indonesia memastikan kesiapan akomodasi calon jemaah haji (calhaj) reguler pada musim Haji 2026. Sebanyak 177 hotel utama telah disiapkan, ditambah dengan lima hotel cadangan untuk mengantisipasi berbagai kebutuhan operasional.
Kepala Daerah Kerja (Daker) Mekah, Ihsan Faisal, menjelaskan bahwa penyediaan hotel cadangan merupakan bagian dari standar pelayanan. "Setiap negara wajib menyiapkan hotel cadangan sebanyak 1 persen, kita ada lima hotel cadangan di wilayah Syishah," kata Ihsan saat ditemui Tim MCH di Kantor Daker Mekah, Jumat, 24 April 2026.
Ihsan merinci bahwa 177 hotel utama tersebut tersebar di lima wilayah strategis yang terbagi ke dalam 10 sektor, yaitu:
- Syishah
- Raudah
- Misfalah
- Jarwal
- Aziziyah

Ilustrasi ibadah haji. Foto: Metrotvnews.com/Misbahol.
Lebih lanjut, Ihsan menekankan bahwa pemilihan wilayah Syishah sebagai lokasi seluruh hotel cadangan didasari oleh pertimbangan geografis yang strategis. Selain lokasinya yang dekat dengan Jamarot, langkah ini diambil untuk mendukung kelancaran skema tanazul (pemulangan lebih awal atau pengunduran waktu kepulangan) yang rencananya akan dioptimalkan pada musim haji tahun ini.
Ihsan menyampaikan, jemaah haji Indonesia gelombang pertama akan bergerak atau diberangkatkan dari Kota Madinah ke Mekah pada 29 atau atau 30 April 2026. Sedangkan pemberangkatan gelombang 2 dari Tanah Air ke Jeddah dimulai 7-21 Mei.