BMKG Peringatkan Potensi Hujan Lebat dan Angin Kencang hingga Awal Juni

Ilustrasi cuaca ekstrem. Foto: Metrotvnews.com/Khairunnisa.

BMKG Peringatkan Potensi Hujan Lebat dan Angin Kencang hingga Awal Juni

Atalya Puspa • 28 May 2026 11:48

Jakarta: Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengingatkan masyarakat di sejumlah wilayah untuk mewaspadai potensi cuaca ekstrem pada periode 29 Mei hingga 1 Juni 2026. Meski sebagian wilayah mulai memasuki musim kemarau, hujan dengan intensitas sedang hingga lebat masih berpotensi terjadi akibat dinamika atmosfer yang masih cukup aktif.

"BMKG memprakirakan kondisi cuaca di Indonesia secara umum didominasi hujan ringan hingga hujan lebat," ungkap BMKG dikutip dari Media Indonesia, Kamis, 28 Mei 2026.

Potensi hujan dengan intensitas sedang diperkirakan terjadi di Aceh, Riau, Kepulauan Riau, Jawa Timur, Kalimantan Barat, dan Kalimantan Utara.

Kemudian, Sulawesi Utara, Sulawesi Tengah, Sulawesi Barat, Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, Maluku Utara, Maluku, Papua Barat Daya, Papua Tengah, Papua, dan Papua Selatan.

Sementara itu, hujan lebat hingga sangat lebat yang dapat disertai kilat atau petir dan angin kencang berpotensi terjadi di Papua Pegunungan dengan status siaga. 

BMKG juga mengeluarkan peringatan dini potensi angin kencang di Aceh, Sumatra Utara, Riau, Banten, Jawa Barat, Jawa Timur, Kalimantan Timur, Sulawesi Utara, Gorontalo, Maluku, Papua Barat Daya, Papua Barat, dan Papua Selatan.

Menghadapi kondisi cuaca yang cenderung cerah namun tetap disertai potensi cuaca ekstrem, BMKG mengimbau masyarakat untuk menggunakan pelindung atau tabir surya saat beraktivitas di luar ruangan guna menghindari paparan langsung sinar matahari. Masyarakat juga diminta menjaga kecukupan cairan tubuh untuk mencegah dehidrasi dan kelelahan.

BMKG menilai dinamika atmosfer yang masih signifikan dalam beberapa hari ke depan dapat meningkatkan risiko terjadinya bencana hidrometeorologi. Oleh karena itu, masyarakat dan para pemangku kepentingan diminta meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi hujan lebat yang dapat disertai petir dan angin kencang.

Ilustrasi cuaca ekstrem. Foto: Medcom.id.

Pengendara kendaraan bermotor juga diimbau berhati-hati karena kondisi cuaca tersebut berpotensi mengganggu kelancaran perjalanan.  Masyarakat perlu mewaspadai kemungkinan pohon tumbang, dahan patah, baliho roboh, genangan air, hingga sambaran petir. 

BMKG menyarankan masyarakat tidak berteduh di bawah pohon, papan reklame, maupun bangunan yang rapuh saat hujan disertai angin kencang dan petir.

Menurut BMKG, kondisi cuaca yang dapat berubah sewaktu-waktu perlu menjadi perhatian dalam perencanaan berbagai aktivitas, terutama perjalanan darat, laut, dan udara, serta kegiatan luar ruang seperti olahraga dan wisata.

Untuk memperoleh informasi terbaru, masyarakat diimbau secara berkala memantau prakiraan cuaca, peringatan dini, dan informasi cuaca ekstrem melalui kanal resmi BMKG, baik melalui laman resmi, aplikasi InfoBMKG, maupun media sosial BMKG.

(Anggi Tondi)