Polisi Tangkap Sopir Truk Tabrakan Maut di Simpang Unisma Bekasi

Kapolres Metro Bekasi Kota, Kombes Pol Kusumo Wahyu Bintoro. (Metrotvnews.com/Antonio)

Polisi Tangkap Sopir Truk Tabrakan Maut di Simpang Unisma Bekasi

Antonio • 29 June 2026 16:55

Bekasi: Polres Metropolitan Bekasi Kota memeriksa sopir truk boks yang menabrak enam pengendara motor di simpang Unisma, Jalan Cut Meutia, Bekasi Timur, Kota Bekasi, Jawa Barat. Kapolres Metro Bekasi Kota, Kombes Pol Kusumo Wahyu Bintoro mengatakan, sopir truk itu saat ini berada di Kantor Polres Metro Bekasi Kota.

“Untuk pengemudi kendaraan sudah kita amankan di Polres, seperti itu,” kata Kusumo di Bekasi, Senin, 29 Juni 2026.

Kusumo mengatakan, pihak kepolisian telah menangkap sopir berinisial JRL, 47. Saat ini, JRL juga tengah dalam penyidikan.

“Sedang proses ya, proses penyidikan ya kaitan dengan hal tersebut. Kita juga masih mendalami informasi-informasi dari yang bersangkutan,” ujar Kusumo.

Pihaknya menyampaikan ucapan duka mendalam terkait dengan peristiwa yang menewaskan satu orang dan membuat 9 orang lainnya luka-luka.

Kronologis Tabrakan di Simpang Unisma Bekasi

Tabrakan maut terjadi di simpang Unisma Kota Bekasi, Jalan Cut Mutia RT08/08, Kelurahan Margahayu, Kecamatan Bekasi Timur, Kota Bekasi, Jawa Barat, pada Senin, 29 Juni 2026. Dalam peristiwa itu, satu orang meninggal dan sembilan lainnya luka-luka.

Kanit Gakkum Satlantas Polres Metro Bekasi Kota, Iptu Rojali, menuturkan peristiwa terjadi pukul 08.45 WIB, saat kendaraan truk boks dengan nomor polisi B 9916 TXT melaju dari arah Gerbang Tol Bekasi Barat ke arah Terminal Bekasi.

Kondisi lalu lintas di Simpang Unisma Bekasi, Jawa Barat. Metrotvnews.com/ Antonio.

Saat di lokasi kejadian yang merupakan traffic light, kendaraan tersebut tetap melaju dan menabrak sejumlah pesepeda motor yang sedang berhenti.

“Diduga kendaraan truk boks bernomor polisi B-9916-TXT rem blong dari arah selatan menuju Utara. Setibanya di TKP Membentur beberapa motor yang ada di depannya,” kata Rojali di Bekasi, Senin, 29 Juni 2026.

(Lukman Diah Sari)