Thomas Djiwandono. Foto: Dok Kemenkeu
Profil Thomas Djiwandono, Deputi Gubernur BI yang Baru Dilantik
Putri Purnama Sari • 9 February 2026 15:32
Jakarta: Thomas M. Djiwandono atau yang akrab disapa Tommy resmi diangkat sebagai Deputi Gubernur Bank Indonesia (BI) pada Senin, 9 Februari 2026. Pengangkatan Thomas ini berdasarkan Keputusan Presiden (Keppres) 10/P/2026 menindaklanjuti hasil uji kelayakan dan kepatutan DPR.
"Mengangkat Thomas Djiwandono sebagai deputi gubernur BI periode 2026-2031 terhitung mulai tanggal pengucapan sumpah dan janji," demikian bunyi Keppres tersebut.
Lantas, siapa sebenarnya Thomas Djiwandono? Berikut profil dan rekam jejak kariernya.
Profil Thomas Djiwandono
Thomas Djiwandono merupakan salah satu tokoh yang memiliki pengalaman panjang di bidang ekonomi, bisnis, dan politik. Berasal dari keluarga dengan latar belakang kuat di sektor keuangan dan pemerintahan, Thomas meniti karier secara bertahap hingga kini dipercaya menjabat sebagai Deputi Gubernur Bank Indonesia (BI).Thomas Djiwandono lahir di Jakarta pada 7 Mei 1972. Ia berasal dari keluarga yang dikenal luas di dunia ekonomi dan politik nasional. Ayahnya, Soedradjad Djiwandono, pernah menjabat sebagai Gubernur Bank Indonesia, sementara ibunya, Biantiningsih Miderawati, merupakan kakak kandung Presiden Prabowo Subianto.
Pendidikan Thomas dimulai di SMP Kanisius Menteng, Jakarta. Ia kemudian melanjutkan studi ke Amerika Serikat dan meraih gelar Sarjana Sejarah dari Haverford College, Pennsylvania. Pendidikan pascasarjana ditempuh di Johns Hopkins University School of Advanced International Studies (SAIS), Washington, D.C., dengan gelar Magister Hubungan Internasional dan Ekonomi Internasional.
Perjalanan Karier Profesional

Ketua Mahkamah Agung (MA) Sunarto resmi melantik Thomas Djiwandono sebagai Deputi Gubernur Bank Indonesia (BI). Foto: Dok. MA
Karier profesional Thomas Djiwandono diawali dari dunia jurnalistik. Ia pernah menjadi wartawan magang di Majalah Tempo pada 1993 dan bekerja sebagai wartawan di Indonesia Business Weekly pada 1994. Pengalaman ini memberinya pemahaman awal mengenai dinamika ekonomi dan kebijakan publik.
Setelah itu, Thomas berkarier di sektor keuangan internasional sebagai analis keuangan di Whetlock NatWest Securities, Hong Kong. Pengalaman tersebut memperkuat keahliannya dalam bidang pasar keuangan dan ekonomi global.
Pada 2006, Thomas beralih ke dunia bisnis setelah bergabung dengan Arsari Group, perusahaan yang bergerak di sektor agrobisnis milik pamannya, Hashim Djojohadikusumo. Di perusahaan tersebut, ia menjabat sebagai Deputy Chief Executive Officer (CEO).
Kiprah di Dunia Politik dan Kebijakan Publik
Di bidang politik, Thomas Djiwandono aktif di Partai Gerindra. Ia pernah mencalonkan diri sebagai anggota legislatif dari Provinsi Kalimantan Barat. Ia juga dikenal sebagai Bendahara Umum Partai Gerindra, dengan tanggung jawab utama dalam pengelolaan keuangan partai.Di bawah pengelolaannya, laporan keuangan Partai Gerindra dinilai transparan dan akuntabel. Partai tersebut bahkan pernah memperoleh apresiasi dari Transparency International Indonesia dan Indonesia Corruption Watch atas keterbukaan laporan keuangannya. Namun, Thomas sudah mundur dari struktur kepengurusan hingga keanggotaan Partai Gerindra.
Dalam pemerintahan, Thomas pernah menjabat Wakil Menteri Keuangan. Saat ini, ia dipercaya mengemban jabatan sebagai Deputi Gubernur Bank Indonesia, berperan dalam menjaga stabilitas moneter dan sistem keuangan nasional.
Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow akun Google News Metrotvnews.com