Rumah untuk warga terdampak bencana di Aceh Tamiang. Foto: Istimewa
Lanjutkan Pemulihan Pascabencana Aceh Tamiang, Kemenhut Bangun Rumah untuk Warga
M Sholahadhin Azhar • 24 July 2026 13:44
Jakarta: Pemerintah melanjutkan pemulihan pascabencana di Aceh. Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni melalui Direktorat Jenderal Penegakan Hukum Kehutanan (Ditjen Gakkum Kehutanan) bersama Ikatan Polisi Kehutanan Indonesia (IPKI) membangun delapan hunian bagi warga terdampak banjir dan tanah longsor di Desa Sekumur, Kecamatan Sekerak, Kabupaten Aceh Tamiang.
“Budhi Bhakti Wirawana mengajarkan bahwa pengabdian Polisi Kehutanan tidak berhenti pada menjaga kawasan hutan," kata Direktur Jenderal Penegakan Hukum Kehutanan, Dwi Januanto Nugroho, dalam keterangan yang dikutip Jumat, 24 Juli 2026.
Pembangunan hunian tersebut juga menjadi wujud pengamalan Budhi Bhakti Wirawana, kode etik Polisi Kehutanan yang menjunjung tinggi nilai pengabdian, kepedulian, dan gotong royong dalam menjalankan tugas kepada masyarakat.
"Ketika masyarakat menghadapi bencana, nilai-nilai itu menuntun kami untuk hadir, bergotong royong, dan memberikan manfaat nyata. Menjaga hutan pada hakikatnya juga berarti menjaga kehidupan masyarakat yang bergantung padanya,” kata Dwi.
Program pembangunan hunian menjadi bentuk kepedulian Kementerian Kehutanan terhadap masyarakat yang terdampak bencana. Seluruh rumah telah rampung dibangun dan ditempati keluarga yang kehilangan tempat tinggal akibat banjir dan longsor.
Dwi Januanto mengatakan semangat pengabdian yang terus didorong Menhut Raja Juli Antoni menjadi landasan bagi jajaran Polisi Kehutanan. Sehingga, mereka tidak hanya menjaga kawasan hutan, tetapi hadir membantu masyarakat.
Baca Juga :
Gempa M 5,8 di Ternate Akibat Subduksi
Penyerahan delapan unit hunian dilakukan secara simbolis oleh Direktur Jenderal Penegakan Hukum Kehutanan selaku Pembina Polisi Kehutanan kepada Datok Desa Sekumur. Kegiatan tersebut juga dirangkaikan dengan bimbingan teknis pemberdayaan Masyarakat Peduli Api (MPA) yang diselenggarakan Ditjen Gakkum Kehutanan.
Turut hadir Anggota Komisi IV DPR RI sekaligus Koordinator Satgas Galapana DPR RI dalam Pemulihan Bencana, T.A. Khalid. Ia mengajak masyarakat Desa Sekumur untuk terus bangkit dan mempercepat pemulihan pascabencana melalui pemberdayaan di sektor pertanian, kehutanan, dan perikanan.

Rumah untuk warga terdampak bencana di Aceh Tamiang. Foto: Istimewa
Ketua Umum IPKI, Sustyo Iriyono, mengatakan pembangunan delapan unit hunian merupakan hasil gotong royong anggota Polisi Kehutanan dari berbagai daerah di Indonesia. Menurut dia, setiap dukungan yang diberikan menjadi ikhtiar bersama membantu warga terdampak.
"Inilah makna Budhi Bhakti Wirawana yang kami wujudkan melalui aksi nyata,” ujar Sustyo.
Selain membangun hunian, IPKI akan melanjutkan kegiatan sosial melalui renovasi Taman Pendidikan Al-Qur'an di Desa Sulum, Kecamatan Sekerak, menjelang peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.
Melalui berbagai kegiatan tersebut, Kementerian Kehutanan menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan kepedulian sosial, sejalan dengan arahan Menhut Raja Juli Antoni agar insan kehutanan memberikan manfaat tidak hanya bagi kelestarian hutan, tetapi juga bagi kehidupan masyarakat di sekitarnya.