Cuaca Ekstrem Intai 34 Daerah Jawa Tengah dan Gelombang Tinggi 6 Meter

Gelombang tinggi mulai terasa di perairan selatan Jawa Tengah terlihat Pantai Meganti, Kebumen Rabu (21/1). (MI/AS)

Cuaca Ekstrem Intai 34 Daerah Jawa Tengah dan Gelombang Tinggi 6 Meter

Media Indonesia • 21 January 2026 09:02

Semarang: Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengungkapkan bahwa cuaca ekstrem berpotensi terjadi di 34 daerah di Jawa Tengah, pada Rabu, 21 Januari 2026. Selain itu, gelombang tinggi diprediksi mencapai enam meter di perairan selatan yang dapat membahayakan pelayaran, serta air laut pasang (rob) di perairan utara.

"Awas, gelombang tinggi terutama di perairan selatan Jawa Tengah, sangat berbahaya bagi aktivitas pelayanan seperti kapal nelayan, tongkang, kapal barang maupun penumpang," kata Prakirawan BMKG Stasiun Maritim Tanjung Emas Semarang Retna Swasti Karini, Rabu, 21 Januari 2026. 

Menurut BMKG, gelombang tinggi disertai hujan badai di perairan selatan mencapai 1,25-6 meter dan di perairan utara 1,25-2,5 meter. Sehingga dinilai cukup berbahaya terhadap aktivitas pelayara. 

Gelombang tinggi mulai terasa di perairan selatan Jawa Tengah terlihat Pantai Meganti, Kebumen Rabu (21/1). (MI/AS)

Sementara itu, air laut pasang diprediksi dengan ketinggian 1 meter kembali berlangsung pukul 19.00-24.00 WIB. Fenomena itu berdampak banjir di sejumlah daerah di Pantura Jawa Tengah.

"Air laut pasang di perairan utara berdampak banjir di sejumlah daerah Pantura Jawa Tengah seperti Brebes, Tegal, Pemalang, Pekalongan, Batang, Kendal, Semarang, Demak, Jepara dan Pati berpotensi semakin meningkat," jelas dia.

Cuaca umumnya berawan dan hujan diprediksi mengguyur daerah Pantura, Solo Raya, dan Jawa Tengah bagian timur pada pagi hari. Memasuki siang, sore, hingga awal malam intensitas hujan semakin meningkat. Bahkan cuaca ekstrem berupa hujan lebat disertai angin kencang dan sambaran petir berpotensi di 34 daerah di Jateng.

Prakirawan BMKG Stasiun Meteorologi Ahmad Yani Semarang Farita Rachmawati mengatakan, cuaca ekstrem di Jawa Tengah pada Rabu, 21 Januari 2026, meningkat dibandingkan sebelumnya. Sebanyak 34 daerah diminta untuk diwaspadai dampak yang ditimbulkan yakni bencana hidrometeorologi seperti tanah longsor, banjir dan angin puting beliung.

"Awas bencana hidrometeorologi di sejumlah daerah rawan, karena cuaca ekstrem lebih meningkat dibanding sebelumnya," ujar Farita.

Daerah di Jawa Tengah berpotensi cuaca ekstrem, menurut Farita Rachmawati, yakni Cilacap, Banyumas, Purbalingga, Banjarnegara, Kebumen, Purworejo, Wonosobo, Mungkid, Boyolali, Klaten, Sukoharjo, Wonogiri, Karanganyar, Sragen, Grobogan, Blora, Rembang, Pati, Kudus, Jepara, Demak, Ungaran dan Temanggung.

Selain itu, lanjut Farita Rachmawati, cuaca ekstrem juga berlangsung di Kendal, Batang, Kajen, Pemalang, Brebes, Magelang, Surakarta, Salatiga, Bumiayu, Majenang dan Ambarawa. "Daerah lainnya hujan ringan-sedang, angin berhembus dari barat ke utara dengan kecepatan 10-30 kilometer per jam, suhu udara berkisar 18-32 derajat celcius dan kelembaban 60-95 persen," tambahnya. (MI/Akhmad Safuan/AS)

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Lukman Diah Sari)