Kawanan Paus Pilot Terdampar di Perairan Dangkal Rote Ndao, 4 Mati

Kawanan Paus Pilot terjebak di area dangkal Perairan Rote Ndao/Foto: Polres Rote Ndao

Kawanan Paus Pilot Terdampar di Perairan Dangkal Rote Ndao, 4 Mati

Media Indonesia • 10 March 2026 08:56

Rote Ndao: Sebanyak empat ekor paus pilot ditemukan mati setelah kawanan mamalia laut tersebut kembali terjebak di perairan dangkal Desa Fuanfuni, Kecamatan Rote Barat Daya, Kabupaten Rote Ndao, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), Senin malam, 9 Maret 2026. Informasi yang dihimpun, pada Senin malam sekitar 10 ekor paus pilot muncul di perairan tersebut. 

Aparat kepolisian bersama nelayan setempat kemudian melakukan upaya penggiringan ke laut lepas. Dari jumlah tersebut, enam ekor paus berhasil digiring kembali ke perairan yang lebih dalam, sementara empat ekor lainnya tidak dapat diselamatkan dan ditemukan mati.

Sebelumnya, pada siang hari, kawanan paus pilot juga dilaporkan terjebak di area perairan dangkal dan jaring nelayan di lokasi yang sama. Informasi tersebut kemudian disampaikan kepada piket Polsek Rote Barat Daya.

Personel Polsek Rote Barat Daya yang dipimpin Aiptu Edwin C. Seran langsung menuju lokasi kejadian untuk melakukan upaya penyelamatan. Dengan menggunakan perahu dan dibantu sejumlah nelayan, kawanan paus pilot tersebut digiring menuju perairan yang lebih dalam untuk mencegah terjebak saat air laut surut.

“Dengan peralatan seadanya, personel Polsek Rote Barat Daya dibantu nelayan menggiring kawanan paus pilot ini ke perairan yang lebih dalam,” ujar Kapolsek Rote Barat Daya, Ipda Subur Gunawan, lewat keterangan tertulis, Selasa, 10 Maret 2026.

Kawanan Paus Pilot terjebak di area dangkal Perairan Rote Ndao/Foto: Polres Rote Ndao

Ia menjelaskan, proses penyelamatan berlangsung cukup lama. Pasalnya, kata dia, paus harus diarahkan secara perlahan menuju laut lepas.

“Hampir tiga jam proses penyelamatan dengan cara menggiring kawanan paus ini hingga mencapai titik aman,” kata dia.

Kapolres Rote Ndao, AKBP Mardiono, menyampaikan apresiasi kepada para nelayan yang turut membantu upaya penyelamatan kawanan paus pilot tersebut. “Kami berterima kasih kepada para nelayan yang telah membantu proses penyelamatan kawanan paus hari ini. Masyarakat juga memiliki kepedulian terhadap paus pilot yang merupakan satwa dilindungi sehingga berpartisipasi aktif,” ujarnya.(MI/PO)

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Lukman Diah Sari)