Nanik S. Deyang sebagai Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) yang baru menggantikan Dadan Hindayana. Foto: Metrotvnews.com/Kautsar Widya Prabowo.
Pimpinan Baru BGN Bisa Langsung Kerja Tanpa Tunggu Pelantikan
Fachri Audhia Hafiez • 3 June 2026 00:46
Jakarta: Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg), Prasetyo Hadi, mengatakan jajaran pimpinan baru Badan Gizi Nasional (BGN) bisa langsung menjalankan tugas dan fungsi mereka. Meski jadwal pelantikan resmi belum diumunkan, masa transisi kepemimpinan juga dipastikan tidak akan menunda operasional lembaga.
"Tunggu nanti akan kita umumkan (pelantikan). Yang pasti dengan ditetapkan pengangkatan pejabat yang baru sudah dapat menjalankan fungsi dan tanggung jawab sebagaimana mestinya," kata Prasetyo dalam konferensi pers di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, dilansir Antara, Selasa, 2 Juni 2026.
Prasetyo menjelaskan bahwa keputusan Presiden Prabowo Subianto merombak pucuk pimpinan BGN didasarkan pada hasil evaluasi ketat terhadap kinerja lembaga tersebut selama 1,5 tahun terakhir. Dalam perombakan ini, Nanik S. Deyang ditunjuk menggantikan Dadan Hindayana.
Langkah penyegaran juga menyasar posisi Wakil Kepala BGN. Agustina Arumsari dan Mayor Jenderal TNI Trenggono resmi diangkat untuk menggantikan Lodewijk Pusung serta Sony Sonjaya.
Restrukturisasi ini diharapkan mampu menjadi pemantik bagi BGN untuk mempercepat realisasi berbagai program prioritas nasional, memperbaiki performa kerja, sekaligus membenahi tata kelola internal. Target utamanya adalah menghadirkan dampak serta manfaat konkret bagi masyarakat luas, khususnya dalam mendongkrak kualitas asupan gizi nasional.
Di tengah proses pergantian pimpinan ini, Istana menjamin seluruh program kerja yang berada di bawah naungan BGN tidak akan mengalami kendala atau stagnasi. Pemerintah mengawal ketat jalannya transisi agar roda organisasi tetap berputar normal.
"Kami juga menyampaikan bahwa pemerintah akan terus memastikan bahwa selama proses evaluasi yang terus kita laksanakan, seluruh program Badan Gizi Nasional tetap berjalan sebagaimana mestinya," ujar Prasetyo.
(1).jpeg)
Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi (tengah). Foto: Breaking News Metro TV.
Ia memastikan setiap unit kerja di lingkungan BGN tetap fokus mengemban tanggung jawab masing-masing. Terlebih, operasional Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dipastikan tetap bergulir sesuai dengan standar baku yang telah ditetapkan.
Prasetyo berharap momentum perombakan ini menjadi titik awal yang positif bagi penguatan implementasi program MBG. Program unggulan ini tidak hanya dipandang sebagai instrumen peningkatan gizi, melainkan juga investasi jangka panjang bagi sektor pendidikan, penguatan kualitas sumber daya manusia (SDM) Indonesia, sekaligus motor penggerak roda ekonomi nasional.