Pemerintah Tangani Bencana Sumatra Secara Total

Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Pratikno. Dok. Kementerian Sekretariat Negara

Pemerintah Tangani Bencana Sumatra Secara Total

M Ilham Ramadhan Avisena • 30 November 2025 15:13

Jakarta: Pemerintah menegaskan penanganan bencana di Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat sudah berlangsung secara total. Sehingga, belum perlu ada penetapan status darurat nasional.

Hal itu disampaikan Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan sekaligus Koordinator Penanganan Bencana di Sumatra, Pratikno, saat dihubungi dan menyampaikan perkembangan situasi wilayah bencana dari Pandan, Sibolga, Sumatra Utara, Minggu, 30 November 2025. Pratikno menjelaskan seluruh kekuatan negara telah diterjunkan sesuai instruksi Presiden Prabowo Subianto.

"Atas perintah Bapak Presiden, kekuatan nasional telah dan terus dikerahkan total untuk penanganan tanggap darurat bencana di 3 provinsi," ujar Pratikno, Jakarta, Minggu, 30 November 2025. 

Dia menambahkan kementerian/lembaga, TNI-Polri, serta BUMN telah bekerja di bawah koordinasi BNPB, sambil memulai persiapan rehabilitasi dan rekonstruksi.

Saat ditanya alasan status darurat nasional belum diberlakukan, Pratikno menegaskan, langkah tanggap darurat sudah berjalan efektif di lapangan. Dia menjelaskan pemerintah daerah sudah menetapkan status tanggap darurat dan pemerintah pusat langsung memperkuat seluruh operasinya.

Dari lokasi, Pratikno menjelaskan, tantangan terbesar saat ini adalah akses darat yang terputus. "Karena banyak jalur darat terputus, maka pengiriman bantuan logistik untuk warga dikirim dari luar kota ke lokasi via udara dan laut, kemudian didistribusikan via darat dan laut," kata dia. 
 

Baca Juga:

Pemerintah Intensifkan Penanganan Banjir Sumatra


Dia menyebutkan beberapa jalur distribusi yang digunakan ialah bantuan udara masuk melalui Bandara Silangit, sedangkan bantuan laut melalui Pelabuhan Sibolga. Dari titik-titik itu, bantuan diteruskan menggunakan kendaraan darat dan helikopter untuk menjangkau wilayah yang masih terisolasi.

Pratikno juga memastikan perbaikan layanan dasar terus dilakukan. Dia memastikan kebutuhan utama warga menjadi prioritas pemerintah di tengah operasi kemanusiaan yang masih berlangsung.

"Listrik sedang diperbaiki, BBM dipenuhi," ujar dia.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
Viral!, 18 Kampus ternama memberikan beasiswa full sampai lulus untuk S1 dan S2 di Beasiswa OSC. Info lebih lengkap klik : osc.medcom.id
(Achmad Zulfikar Fazli)