Bitcoin Melonjak, Ini Faktor Pendongkrak Sentimen Kripto

Ilustrasi. Foto: Freepik.

Bitcoin Melonjak, Ini Faktor Pendongkrak Sentimen Kripto

Eko Nordiansyah • 22 September 2026 10:12

New York: Bitcoin pada Senin, 21 September 2026, melonjak ke level tertinggi sejak akhir Januari. Bitcoin melanjutkan pemulihan setelah langkah regulasi AS mengizinkan perdagangan saham tokenisasi secara on-chain dalam skala lebih luas, sementara penurunan harga minyak meredakan kekhawatiran inflasi.

Dikutip dari Investing, Selasa, 22 September 2026, data uang kripto terbesar di dunia ini terakhir tercatat naik 5,7 persen di angka USD85.138,9, melanjutkan kenaikan mingguan sebesar 5,1 persen.

Bitcoin sempat turun di bawah USD76 ribu setelah kenaikan suku bunga Federal Reserve pekan lalu sebelum akhirnya pulih selama akhir pekan.

Langkah tokenisasi SEC dorong sentimen

Komisi Sekuritas dan Bursa AS (SEC) pada Kamis memberikan pengecualian sementara selama lima tahun yang mengizinkan tempat perdagangan yang memenuhi syarat untuk memperdagangkan saham AS yang ditokenisasi di platform berbasis blockchain, dengan ketentuan tertentu.

Lembaga tersebut menyatakan bahwa langkah ini bertujuan untuk memfasilitasi inovasi sembari tetap menjaga perlindungan investor.

Keputusan ini memperkuat ekspektasi aset keuangan tradisional dapat semakin terintegrasi dengan pasar blockchain, sehingga mendorong kenaikan saham perusahaan terkait kripto dan sejumlah token digital utama. Coinbase naik 12 persen pada Jumat, sementara MicroStrategy menguat 16 persen dan Robinhood naik sembilan persen.

Zcash naik sekitar tiga persen hingga melampaui level USD1.500, sementara NEAR melonjak sekitar 23 persen seiring meningkatnya aktivitas perdagangan yang melibatkan Zcash pada layanan pertukaran lintas rantai (cross-chain swap) miliknya.
(Ilustrasi. Foto: Freepik)

Rencana pertemuan Trump-Xi Jinping

Sentimen risiko pasar secara keseluruhan juga membaik seiring kenaikan bursa saham Asia dan AS, menyusul sinyal positif dari diskusi perdagangan AS-Tiongkok menjelang pertemuan antara Presiden Donald Trump dan Presiden Tiongkok Xi Jinping.

Harga minyak memberikan dorongan tambahan. Minyak mentah Brent turun lebih dari tiga persen pada hari Senin, melanjutkan penurunan selama empat sesi berturut-turut, karena ekspektasi peningkatan pasokan dari Timur Tengah meredakan kekhawatiran mengenai inflasi dan biaya energi.

Namun, imbal hasil obligasi pemerintah AS yang lebih tinggi dan ekspektasi pengetatan kebijakan lebih lanjut oleh Federal Reserve tetap menjadi potensi hambatan bagi Bitcoin.

Strategy membeli tambahan 950 Bitcoin, menjadikan total kepemilikan mencapai 846 ribu BTC. Perusahaan penyimpan aset Bitcoin, Strategy, membeli tambahan 950 Bitcoin senilai sekitar USD75,7 juta antara tanggal 14 dan 20 September dengan harga rata-rata USD79.670 per koin, menurut dokumen 8-K yang diajukan kepada Securities and Exchange Commission (SEC).

Pembelian terbaru ini menjadikan total kepemilikan Strategy mencapai 846 ribu BTC dengan nilai sekitar USD71,9 miliar, ungkap salah satu pendiri sekaligus ketua eksekutif Michael Saylor. Harga pembelian rata-rata kumulatif perusahaan kini berada di angka USD75.416 per Bitcoin, dengan total investasi sekitar USD63,8 miliar termasuk biaya dan pengeluaran lainnya.

Harga kripto lain bergerak positif

Sebagian besar altcoin mengalami kenaikan tajam pada hari Senin, mengikuti tren kenaikan Bitcoin. Ethereum, mata uang kripto terbesar kedua di dunia, naik 5,5 persen menjadi USD2.773,95.

XRP, mata uang kripto terbesar ketiga di dunia, melonjak 9,2 persen menjadi USD1,5301. BNB naik 5,1 persen, sementara Cardano dan Solana masing-masing melonjak sebesar 8,1 persen dan 8,9 persen.

Di antara token meme, Dogecoin melesat naik sebesar 14,5 persen.

(Eko Nordiansyah)