Awan hujan menggelayut di langit diamati di Desa Serangan, Denpasar, Minggu (11/1/2026) ANTARA/Dewa Ketut Sudiarta Wiguna
BMKG Deteksi Pertumbuhan Awan Kumulonimbus, 6 Wilayah Diminta Waspada
Lukman Diah Sari • 24 September 2026 08:35
Jakarta: Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan adanya peningkatan pertumbuhan awan hujan atau kumulonimbus di sejumlah wilayah Indonesia pada Kamis, 24 September 2026.
Prakirawan Cuaca BMKG Afif S menyampaikan, potensi pembentukan awan hujan tersebut dipicu oleh kondisi dinamika atmosfer. Saat ini, terpantau adanya pusat tekanan rendah di Samudra Pasifik sebelah timur Filipina, serta sirkulasi siklonik di pesisir barat Vietnam.
"Kondisi tersebut dapat meningkatkan pertumbuhan awan hujan di wilayah sekitarnya," jelas Afif dalam siaran prakiraan cuaca BMKG.

(BMKG)
Afif secara khusus mengingatkan para pengguna transportasi udara untuk mewaspadai potensi pembentukan awan kumulonimbus tersebut. Berikut sejumlah wilayah yang patut mewaspadai pergerakan awan hujan ini:
-
Sumatra bagian tengah
-
Kalimantan Barat
-
Sulawesi Barat
-
Papua Barat Daya
-
Papua Pegunungan
-
Papua
"Masyarakat diimbau agar selalu menyesuaikan jadwal aktivitas luar ruang dan perjalanan dengan kondisi cuaca setempat, serta aktif memantau pembaruan informasi cuaca melalui kanal-kanal resmi BMKG," pesan Afif.