Edukasi penanaman pohon untuk anak usia dini. Foto: Istimewa
Peringatan HAN 2026 Jadi Momentum Edukasi Pelestarian Lingkungan
M Sholahadhin Azhar • 31 July 2026 15:36
Jakarta: Peringatan Hari Anak Nasional (HAN) 2026, jadi momentum pelestarian lingkungan. Hal tersebut ditegaskan Perum Perhutani dengan menggandeng anak usia dini untuk belajar menanam pohon.
"Melalui program edukatif Perhutani Mengajar yang menghadirkan pembelajaran menanam pohon bersama Srikandi Perhutani, kami berharap dapat menumbuhkan rasa cinta menanam sejak usia dini sehingga anak-anak tumbuh menjadi generasi yang peduli terhadap lingkungan, hutan, dan masa depan bumi," kata Direktur Keuangan & Manajemen Risiko Perum Perhutani, Sandy Mukhlisin, dalam keterangan yang dikutip Jumat, 31 Juli 2026.
Hal itu diungkap Sandy terkait edukasi menanam pohon di TK Tunas Rimba Bumijawa, Kabupaten Tegal. Kegiatan ini merupakan kolaborasi Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) Perhutani, Srikandi Perhutani, dan Yayasan Taruna Rimba Perhutani (YTRP) sebagai wujud komitmen BUMN dalam memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat, khususnya di bidang pendidikan.
Pada kesempatan tersebut, Perhutani menyalurkan 100 paket Alat Tulis Sekolah (ATS), 1 paket Alat Peraga Edukatif (APE) dan dana bantuan pengembangan fasilitas pendidikan sebesar Rp 11 Juta untuk TK Tunas Rimba I Kebonharjo, TK Tunas Rimba III Banyuurip Randublatung, TK Tunas Rimba II Rejuno Saradan, dan TK Tunas Rimba II Besowo Kediri.
"Hari ini kami menyerahkan bantuan Alat Tulis Sekolah dan Alat Peraga Edukatif kepada anak-anak TK sebagai langkah untuk mendukung terwujudnya generasi muda yang unggul.
Ketua YTRP Judya Paramita menyampaikan apresiasi atas sinergi yang terjalin dalam penyelenggaraan kegiatan tersebut. Menurutnya, bantuan yang diberikan tidak hanya mendukung proses belajar mengajar di TK Tunas Rimba, tetapi juga memperkuat pendidikan karakter dan kepedulian lingkungan sejak usia dini.

Edukasi penanaman pohon untuk anak usia dini. Foto: Istimewa
Kepala Sekolah TK Tunas Rimba Bumijawa, Mega mengucapkan terima kasih atas bantuan yang diberikan karena semakin lengkapnya fasilitas yang ada dapat meningkatkan minat masyarakat sekitar untuk mendaftarkan putra-putrinya bersekolah di TK Tunas Rimba Bumijawa.
“Kami mewakili guru-guru dan siswa-siswi di sini mengucapkan terima kasih banyak kepada Perhutani atas bantuan yang luar biasa ini. Semoga ke depan Perhutani semakin jaya dan selalu hadir untuk masyarakat sekitar hutan, selanjutnya TK Tunas Rimba Bumijawa juga semakin sukses,” terangnya.
Perhutani melalui YTRP mengelola 93 unit TK Tunas Rimba yang tersebar di Pulau Jawa dan Madura dengan jumlah keseluruhan siswa-siswi sebanyak 3.973. Keberadaan TK Tunas Rimba tidak hanya berkontribusi dalam membangun fondasi karakter dan kompetensi generasi penerus bangsa, tetapi juga memperkuat kesejahteraan sosial masyarakat melalui akses pendidikan yang lebih merata sehingga menciptakan manfaat yang berkelanjutan bagi masyarakat dan lingkungan sekitar.