Kepala BGN Sudaryono. Foto: Metro TV.
BGN Tegaskan SPPG Tak Penuhi SLHS Ditutup Permanen
Anggi Tondi Martaon • 5 August 2026 21:38
Jakarta: Badan Gizi Nasional (BGN) tak mentolerir Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang tidak memenuhi Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS). Dapur Makan Bergizi Gratis (MBG) yang tidak memenuhi syarat tersebut bakal ditutup.
"You (SPPG) memenuhi SLHS atau tidak, kalau tidak tutup permanen," kata Kepala BGN Sudaryono dikutip dari Breaking News Metro TV, Rabu, 5 Agustus 2026.
Sudaryono menyampaikan, BGN memberikan waktu kepada pengurus SPPG mengurus SLHS. Waktu diberikan hingga 10 Agustus 2026.
Baca Juga :
BGN Fokus Aktivasi Dapur MBG di Wilayah Stunting Tinggi
Eks Wakil Menteri Pertanian itu juga menegaskan, SLHS yang dimaksud bukan dalam bentuk kategori baik hingga kurang. Namun diberikan keterangan nol dan satu."SLHS ini bukan antara baik, cukup atau tidak, tapi antara nol sampai satu," ungkap Sudaryono.
.jpg)
Ilustrasi SPPG. Foto: Metrotvnews.com/Hendrik.
Dia menegaskan tidak main-main dengan SLHS. Sebab, dokumen tersebut syarat mutlak bagi SPPG untuk beroperasi.
"Kita kasih kesempatan sampai tanggal 10. begitu SLHS tidak terpenuhi, ini bukan syarat administrasi, tapi syarat mutlak. Kalau tidak memenuhi persyaratan semua dikali nol," ujar Sudaryono.