Situasi Pasar Asemka, Jakarta Barat, meriah dengan aktivitas perdagangan dekorasi merah putih. Foto: Metrotvnews.com/Nattasya Amani Vrazeti.
Pasar Asemka Mulai Ramai, tapi Belum Semeriah Tahun Lalu
Husen Miftahudin • 5 August 2026 14:56
Jakarta: Aktivitas belanja pernak-pernik menjelang Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Republik Indonesia mulai terlihat di Pasar Asemka, Jakarta Barat, pada Rabu, 5 Agustus 2026. Namun, sejumlah pembeli menilai suasana perdagangan tahun ini belum semeriah perayaan Hari Kemerdekaan pada tahun sebelumnya.
Berdasarkan pantauan Metrotvnews.com, lapak penjual bendera, umbul-umbul, hingga berbagai dekorasi bernuansa merah putih mulai dipadati pengunjung. Meski demikian, beberapa pembeli mengaku jumlah pedagang dan keramaian pasar terasa lebih sedikit dibandingkan tahun lalu.
Salah seorang pembeli yang ditemui di lokasi, Sari (39), mengungkapkan adanya perbedaan suasana belanja di Pasar Asemka jelang 17 Agustus tahun ini dibandingkan tahun lalu. Menurut dia, jumlah lapak pedagang maupun antusiasme pengunjung tampak mengalami penurunan.
"Kalau dari segi persiapannya, kayaknya lebih meriah tahun lalu ya. Waktu saya ke sini tahun lalu, yang berjualan di sini tuh lebih banyak daripada sekarang," ujar Sari kepada Metrotvnews.com saat berbelanja di Pasar Asemka.
Sari menduga penurunan jumlah pedagang dan pembeli tidak lepas dari faktor kondisi ekonomi yang sedang melemah, sehingga memengaruhi kesiapan anggaran masyarakat.
"Mungkin karena pengaruh ini ya, dari segi, kesiapan dana juga mungkin. Karena sekarang kondisi ekonomi kita juga agak ini ya, melemah ya. Jadi mungkin itu mempengaruhi juga," lanjut dia.

(Penjual pernak-pernik bernuansa merah putih di kawasan Pasar Asemka, Jakarta Barat. Foto: Metrotvnews.com/Nattasya Amani Vrazeti)
Jadi lokasi menarik belanja dekorasi merah putih
Dalam kunjungannya kali ini ke Pasar Asemka, Sari memborong sejumlah dekorasi seperti rumbai-rumbai dinding hingga hiasan pintu untuk menghias area tempat kerjanya, sebuah tradisi rutin yang selalu ia jalankan setiap tahun.
"Saya beli apa nih ya pernak-perniknya, yang ini yang rumbai-rumbai 17-an. Iya, yang buat di dinding ya, buat di dinding, terus beli yang buat di pintu juga yang Garuda. Terus sama, apa lagi tadi? Udah itu aja sih, tiga tiga item aja," ungkap Sari.
Sementara pembeli lainnya, Inka (27), merasa suasana perburuan pernak-pernik tahun ini relatif sama dengan tahun-tahun sebelumnya. Ia datang untuk membeli bando dan ornamen bendera guna dekorasi rumah menyebut kegiatan ini sebagai rutinitas tahunan.
"Sama aja sih kayaknya. Ini lagi belanja buat pernak-pernik 17-an buat dekorasi di rumah," kata Inka.