Semburan asap vulkanik dari erupsi Gunung Fuego di Guatemala. (Anadolu Agency)
Gunung Berapi Fuego di Guatemala Meletus, Dua Desa Dievakuasi
Willy Haryono • 5 August 2026 06:39
Guatemala City: Letusan Gunung Fuego di Guatemala memaksa otoritas mengevakuasi sedikitnya dua desa di lereng gunung tersebut setelah aktivitas vulkanik meningkat sejak Senin kemarin.
Gunung Fuego, yang dikenal sebagai salah satu gunung berapi paling aktif di Belahan Bumi Barat, mulai memuntahkan lava dan abu vulkanik.
Badan pemantau aktivitas vulkanik Guatemala melaporkan bahwa hingga Selasa pagi, aliran piroklastik berupa campuran gas panas, abu vulkanik, dan pecahan batu terus mengalir di lereng tenggara gunung.
Status Siaga Oranye
Dikutip dari BBC, Rabu, 5 Agustus 2026, Badan penanggulangan bencana Guatemala (Conred) menetapkan status siaga oranye atau tingkat kedua tertinggi secara nasional.Conred memperingatkan bahwa letusan berpotensi memicu aliran piroklastik tambahan dan membentuk awan abu vulkanik yang lebih besar. Otoritas juga mengimbau warga untuk menutup pintu dan jendela rumah guna mengurangi dampak abu vulkanik.
Selain itu, kegiatan belajar mengajar di sekolah-sekolah yang berada di sekitar gunung dihentikan sementara.
Gunung Fuego berada sekitar 16 kilometer di sebelah barat Kota Antigua, destinasi wisata populer yang berstatus Situs Warisan Dunia UNESCO dan dikenal dengan arsitektur kolonialnya.
Gunung tersebut juga menjadi tujuan favorit para pendaki.
Conred mengimbau wisatawan maupun warga setempat agar tidak mendekati kawasan berbahaya, terutama di lereng gunung.
Gunung Fuego pernah mengalami letusan besar pada 2018 yang menewaskan lebih dari 200 orang. Sebagian besar korban meninggal akibat aliran piroklastik yang meluncur cepat melalui jurang Las Lajas.
Baca juga: Serangkaian Gempa Guncang Guatemala, Pemerintah Serukan Evakuasi