Erupsi Gunung Semeru di Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, Jumat, 6 Maret 2026. ANTARA/HO-Badan Geologi
Gunung Semeru Erupsi, Abu Vulkanik Mengarah ke Besuk Kobokan
Silvana Febiari • 6 March 2026 08:31
Lumajang: Gunung Semeru di Kabupaten Lumajang, Jawa Timur erupsi pada Jumat pagi, 6 Maret 2026. Tinggi kolom abu sekitar 400 meter di atas puncak.
Kepala Badan Geologi Lana Saria menjelaskan bahwa erupsi Gunung Semeru terjadi pada pukul 04.01 WIB. Dari arah puncak, terpantau kolom abu setinggi sekitar 400 meter atau sekitar 4.076 meter di atas permukaan laut.
"Erupsi masih berlangsung saat laporan sedang dibuat," kata Lana, dikutip dari Antara.
Informasi erupsi segera dipublikasikan kepada masyarakat pada pukul 04.44 WIB melalui berbagai kanal milik Badan Geologi. Dalam publikasi tersebut dilaporkan secara instrumental erupsi tersebut terekam di seismogram dengan amplitudo maksimum 20 milimeter dan durasi sekitar 1 menit 7 detik.
Sebagaimana pengamatan Petugas Pos Pengamatan Gunung Semeru dari PVMBG Badan Geologi, abu vulkanik itu berwarna putih hingga kelabu dengan intensitas sedang dan mengarah ke timur. Abu juga mengarah wilayah Besuk Kobokan atau jalur penghubung Kabupaten Lumajang dengan Kabupaten Malang.

Gunung Semeru yang terpantau dari Pos Pengamatan Gunung Semeru di Desa Sumberwuluh, Kabupaten Lumajang, Rabu, 4 MAret 2026. ANTARA/HO-PVMBG
Saat ini Gunung Semeru berada pada status Level III atau Siaga. Masyarakat diimbau tidak melakukan aktivitas di sektor tenggara sepanjang aliran Besuk Kobokan hingga jarak 13 kilometer dari puncak.
Di luar jarak tersebut, masyarakat juga diminta tidak beraktivitas dalam radius 500 meter dari tepi sungai di sepanjang Besuk Kobokan karena berpotensi terdampak perluasan awan panas dan aliran lahar hingga jarak 17 kilometer dari puncak.
Selain itu, masyarakat dilarang beraktivitas dalam radius 5 kilometer dari kawah atau puncak Gunung Semeru karena rawan terhadap bahaya lontaran batu pijar.
Badan Geologi juga mengingatkan warga agar mewaspadai potensi awan panas, guguran lava, serta lahar di sepanjang aliran sungai yang berhulu di puncak gunung, terutama di kawasan Besuk Kobokan, Besuk Bang, Besuk Kembar, Besuk Sat, serta anak-anak sungai yang terhubung dengan Besuk Kobokan.
Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow akun Google News Metrotvnews.com