Ilustrasi umrah. (Foto. MI)
AMPHURI DIY Pastikan Jemaah Umrah Awal Ramadan Sudah Kembali ke Tanah Air
Ahmad Mustaqim • 3 March 2026 19:51
Yogyakarta: Dewan Pengurus Daerah (DPD) Asosiasi Muslim Penyelenggara Haji dan Umrah Republik Indonesia (AMPHURI) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) menyatakan jemaah umrah di Arab Saudi pada awal Ramadan sudah kembali ke Tanah Air. Namun, data keseluruhan jemaah masih belum masuk ke asosiasi tersebut.
"Kalau dari DIY secara keseluruhan, belum masuk data, tapi dari teman-teman asosiasi Umrah AMPHURI DIY, yang kebetulan saya jadi ketuanya, untuk jemaah Ramadan, awal Ramadan ini sudah pada pulang semuanya," kata Ketua DPD AMPHURI DIY, Adam Basyori dihubungi Senin, 3 Maret 2026.
Ia mengungkapkan jemaah umrah yang diberangkatkan agen Laraiba, milik Adam Basyori, telah pulang ke Tanah Air pada 26 Februari 2026. Kepulangan jemaah umrah tersebut hanya berselang 1-2 hari situasi memanas di Timur Tengah. Ia menyebut ada banyak agen umrah yang sudah memulangkah klien-kliennya.
"Jadi sebelum kejadian, kan kejadiannya 27 atau 28 (Februari) itu kan. Itu sudah pulang semua. Terus ada Ada itu di Freshnel (Tour), itu juga sudah pulang semuanya. Terus, Pardian travel. Lalu, Surya Citra Madinah, yang punyanya Muhammadiah, itu juga laporan ke kita kondisi sudah balik ke Indonesia semuanya," kata Adam.
Adam belum mengetahui apabila ada jemaah yang tertahan di Timur Tengah. Ia memperkirakan jemaah umrah yang tertahan karena penerbangannya transit di Uni Emirates Arab (UEA) atau di Doha, Qatar.
"Kalau yang tertahan itu biasanya memakai pesawat yang transit di Uni Emirat Arab. Jadi, seperti Emirates, Etihad, Oman. Per jam 12 tadi malam waktu Emirat Arab, pesawat yang tanggal 1 itu close, itu sudah mulai terbang lagi. Jadi sudah mulai normal lagi," ujarnya.
Menurut dia, agen haji dan umrah di DIY rata-rata menggunakan rute penerbangan langsung dari Indonesia ke Jeddah atau Madinah, Arab Saudi. Maskapai yang dipakai di antaranya Garuda Indonesia maupun Lion Group.
"Rata-rata teman-teman tidak ada yang ditunda dan masih tetap berjalan seperti biasa, khususnya mereka yang pakai pesawat-pesawat yang direct. Itu tetap on schedule," kata dia.

Ilustrasi. Metro TV.
Adam menambahkan, masih ada jadwal keberangkatan umrah Ramadan 2026 pada 9 Maret mendatang. Keberangkatan ini bertepatan dengan puncak ibadah umrah Ramadan pada 10 Maret 2026.
"Maret itu kan puncaknya umrah. Biasanya puncak, i'tikaf ya, Ramadan. Itu kan biasa pada minggu-minggu depan ini. Semuanya masih on schedule karena umrah akhir Ramadan itu kan high session," ucapnya.