Penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Foto: Dok. Kemenhut.
Jalankan Perintah Presiden Prabowo, Menhut Cek Karhutla di Kalbar
Fachri Audhia Hafiez • 24 August 2026 18:27
Kubu Raya: Menteri Kehutanan (Menhut) Raja Antoni meninjau penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Provinsi Kalimantan Barat (Kalbar). Kedatangan Raja Juli dilakukan guna memastikan seluruh instruksi penanggulangan bencana di lapangan berjalan optimal sesuai perintah Kepala Negara.
“Saya hadir di Kalimantan Barat hari ini diminta oleh Pak Presiden Prabowo Subianto untuk memastikan apa yang menjadi perintah beliau berjalan dengan baik. Apa yang menjadi instruksi beliau diimplementasikan oleh teman-teman terutama yang ada di Provinsi Kalimantan Barat,” kata Raja Juli usai meninjau penanganan karhutla di Rasau Jaya, Kabupaten Kubu Raya, Kalbar, Senin, 24 Agustus 2026.
Dalam peninjauan tersebut, Raja Juli hadir mendampingi Gubernur Kalbar Ria Norsan serta jajaran TNI, Polri, BNPB, BMKG, dan Manggala Agni Kementerian Kehutanan. Ia menyampaikan bahwa jumlah titik panas (hotspot) di Kalbar bergerak sangat dinamis, di mana data per 23 Agustus pukul 23.59 WIB mencatat penurunan menjadi 28 titik.
Penurunan signifikan tersebut dinilai sebagai buah dari sinergi dan pertempuran tiada henti tim gabungan di lapangan, baik melalui pemadaman jalur darat maupun operasi udara. Raja Juli menegaskan penurunan hotspot tidak selalu menandakan kondisi wilayah sudah sepenuhnya aman.

Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni (topi biru). Foto: Dok. Kemenhut.
Saat mengecek titik api di Rasau Jaya Tiga, Kubu Raya, ia menemukan kobaran api fisik memang sudah padam, namun kepulan asap dari dalam tanah gambut masih sangat tebal. Karakteristik lahan gambut yang menyimpan api di bawah permukaan dinilai membutuhkan proses pembasahan dan pendinginan ekstra agar titik api tidak kembali muncul.
"Karena pada dasarnya sekali lagi gambut ini memang paling sulit dipadamkan. Apinya ada di bawah, dan produksi asapnya, CO2-nya sangat luar biasa. Oleh karena itu memang tidak gampang untuk memadamkan api di gambut ini," ucap Raja Juli.