Kemitraan Ritel Modern Dorong Pertumbuhan Ekonomi di Daerah

Ilustrasi. Foto: Unsplash.com/Sasun Bughdaryan.

Kemitraan Ritel Modern Dorong Pertumbuhan Ekonomi di Daerah

Fachri Audhia Hafiez • 25 August 2026 19:20

Jakarta: Kemitraan ritel modern telah mendorong katalis pertumbuhan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) daerah. Strategi yang dilakukan yakni melibatkan banyak pengusaha sebagai mitra bisnis.

"Lebih dari 1.400 pengusaha lokal telah tumbuh bersama jaringan gerai MIXUE, membuktikan bahwa kemitraan ritel modern mampu menggerakkan ekonomi mikro di daerah," kata Head of Public Relations, Southeast Asia Region, Andi Bing, dalam keterangan resmi di Jakarta, Selasa, 25 Agustus 2026.
 


Model kemitraan bisnis ini terbukti membuka peluang bagi pelaku usaha di daerah untuk mengelola ritel modern tanpa perlu membangun rantai pasok dari nol. Selain memicu efisiensi biaya logistik, langkah tersebut memberikan dampak pengganda (multiplier effect) bagi ekosistem ekonomi pendukung di sekitarnya.

Dari sektor ketenagakerjaan, penyerapan tenaga kerja secara masif turut berkontribusi menurunkan angka pengangguran. MIXUE mencatatkan penyerapan sekitar 20.000 tenaga kerja langsung di tingkat operasional gerai, serta 100.000 pekerja tidak langsung yang tersebar pada rantai pasokan dan armada logistik.


MIXUE memenuhi undangan purnawirawan TNI AL Eko Djalmo Asmadi menggelar aksi sosial bagi anak-anak di wilayah pedesaan. Foto: Dok. Istimewa.

Atas kontribusi ekonomi dan sosialnya, MIXUE mendapat apresiasi khusus dengan menjadi satu-satunya merek minuman siap saji yang diundang resmi dalam Perayaan Hari Kemerdekaan ke-81 Republik Indonesia di Istana Merdeka, Jakarta.

Selain agenda kenegaraan, MIXUE juga memenuhi undangan purnawirawan TNI AL Eko Djalmo Asmadi dalam forum pertukaran bisnis, budaya, dan sosial untuk berdiskusi bersama asosiasi relawan serta menggelar aksi sosial bagi anak-anak di wilayah pedesaan.

(Fachri Audhia Hafiez)