Pasukan Suriah menyerang wilayah Aleppo demi hantam kelompok PKK/YPG. Foto: Anadolu
Suriah Umumkan Gencatan Senjata di Sejumlah Permukiman Aleppo
Muhammad Reyhansyah • 9 January 2026 17:20
Aleppo: Kementerian Pertahanan Suriah pada Jumat, 9 Januari 2026 mengumumkan pemberlakuan gencatan senjata di sejumlah permukiman Kota Aleppo, Suriah utara, yang mulai berlaku pukul 03.00 waktu setempat, setelah pasukan pemerintah menguasai wilayah tersebut.
Dalam pernyataan resmi yang disiarkan Kantor Berita Arab Suriah (SANA) dan dikutip Anadolu, kementerian menyebut gencatan senjata diterapkan di kawasan Ashrafieh Sheikh Maqsoud dan Bani Zeid. Otoritas memberi tenggat waktu hingga pukul 09.00 pada hari yang sama bagi kelompok bersenjata untuk meninggalkan wilayah tersebut guna mengakhiri situasi militer.
Pengumuman itu disampaikan menyusul keterangan Kementerian Dalam Negeri Suriah yang menyatakan bahwa pasukan keamanan internal mulai dikerahkan ke kawasan Ashrafieh pada Kamis, setelah kelompok teroris PKK/YPG yang beroperasi dengan nama Pasukan Demokratik Suriah (SDF) menarik diri dari wilayah tersebut.
Penempatan pasukan dilakukan setelah sejumlah besar anggota SDF membelot di kawasan Sheikh Maqsoud dan Ashrafieh, sementara lainnya dilaporkan melarikan diri dari area tersebut.
Sejak Kamis dini hari, militer Suriah melancarkan penembakan intensif dan terfokus ke posisi-posisi SDF di Aleppo sebagai respons atas serangan kelompok itu yang menewaskan sedikitnya sembilan warga sipil dan melukai puluhan orang lainnya.
Pada 10 Maret 2025, Kepresidenan Suriah mengumumkan penandatanganan kesepakatan integrasi SDF ke dalam institusi negara, yang menegaskan kembali keutuhan wilayah Suriah serta menolak segala bentuk upaya pemecahan negara.
Namun, otoritas Suriah menyatakan bahwa dalam beberapa bulan sejak kesepakatan tersebut diumumkan, SDF tidak menunjukkan langkah nyata untuk memenuhi ketentuan yang telah disepakati.
Pemerintah Suriah dalam beberapa waktu terakhir meningkatkan upaya pengamanan di seluruh wilayah negara, menyusul tumbangnya rezim Bashar al-Assad pada 8 Desember 2024, yang mengakhiri 24 tahun kekuasaannya.