Banjir Bandang Terjang Banawa dan Rio Pakava Donggala

Sejumlah rumah warga di Dusun Sisere Desa Labuan Toposo, Kecamatan Labuan Toposo, Kabupaten Donggala rusak akibat banjir disertai material kayu dan lumpur menerjang wilayah tersebut, Senin (12/1/2026). ANTARA/HO-BPBD Sulteng

Banjir Bandang Terjang Banawa dan Rio Pakava Donggala

Lukman Diah Sari • 12 January 2026 09:21

Donggala: Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sulawesi Tengah melaporkan banjir bandang menerjang sejumlah wilayah di Kabupaten Donggala akibat curah hujan tinggi. Banjir melanda Kecamatan Banawa Tengah dan Rio Pakava, menyebabkan debit sungai meningkat dan meluap ke permukiman warga.

"Berdasarkan laporan tim lapangan, banjir juga menerjang wilayah Desa Limboro Banawa Tengah dan Desa Pantolobete, Lalundu Dusun 1, Rio Mukti, Panca Mukti, Bonemarawa, Mbulawa, Ngovi, Pakava, dan Polanto Jaya Dusun 4 Kecamatan Rio Pakava, Kabupaten Donggala," kata Pelaksana Tugas (Plt) Kepala BPBD Sulawesi Tengah Asbudianto di Kota Palu, Senin, 12 Januari 2026, melansir Antara.

Sejumlah rumah warga di Dusun Sisere Desa Labuan Toposo, Kecamatan Labuan Toposo, Kabupaten Donggala rusak akibat banjir disertai material kayu dan lumpur menerjang wilayah tersebut, Senin (12/1/2026). ANTARA/HO-BPBD Sulteng

Asbudianto menjelaskan banjir di Banawa Tengah dan Rio Pakava dipicu hujan deras yang mengguyur wilayah tersebut, sehingga menyebabkan air sungai meluap. Wilayah terdampak di Banawa Tengah, yakni 10 rumah warga dan jalan trans Sulawesi.

"Saat ini air sudah surut, namun perlu dilakukan normalisasi sungai agar saat terjadi hujan tidak mengakibatkan banjir kembali," ujarnya.

Sementara itu, banjir di Kecamatan Rio Pakava menyebabkan jalan poros Desa Lalundu tergenang air dan menghambat aktivitas warga. "Kalau di Rio Pakava itu kebutuhan mendesaknya adalah perbaikan saluran drainase, terutama di jalan poros Desa Lalundu," kata Asbudianto.

Selain Banawa Tengah dan Rio Pakava, banjir juga dilaporkan melanda 11 desa lainnya di Kabupaten Donggala. Wilayah terdampak meliputi Desa Wani 1, Wani 2, Wani 3, dan Wani Lumbumpetigo di Kecamatan Tanantovea; Desa Amal Dusun Maliko, Toaya, Kumbasa, Enu, Lero, dan Sumari di Kecamatan Sindue; serta Desa Labuan Toposo Dusun Sisere di Kecamatan Labuan.

Menanggapi kondisi tersebut, Bupati Donggala Vera Elena Laruni menyatakan telah menginstruksikan BPBD setempat untuk menurunkan alat berat untuk membersihkan sisa material banjir di wilayah terdampak. Menurut Vera, BPBD Donggala juga telah melakukan pendataan terhadap kerusakan rumah warga dan fasilitas umum akibat bencana tersebut.

"Hari ini saya bersama organisasi perangkat daerah (OPD) terkait melakukan peninjauan ke lokasi banjir di Desa Wani, Kecamatan Tanantovea dan Sindue sekalian membawa bantuan kepada warga terdampak bencana banjir," kata Vera.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Lukman Diah Sari)