Ilustrasi skema transisi energi menuju net zero. (aprobi.or.id)
AFD Fasilitasi Penguatan Transisi Energi Tiga Negara Berkembang, Termasuk Indonesia
Willy Haryono • 7 January 2026 13:31
Paris: Agence française de développement (AFD) bersama Uni Eropa akan mempertemukan delegasi dari Indonesia, Meksiko, dan Afrika Selatan dalam sebuah forum internasional di Paris pada 8–12 Desember 2025 guna mempercepat transisi energi dan memperkuat kerja sama internasional yang sejalan dengan target Perjanjian Paris.
Dalam siaran pers yang diterima Metrotvnews.com, Rabu, 7 Januari 2026, pertemuan ini akan berlangsung tepat satu dekade setelah adopsi Perjanjian Paris dan digelar di bawah kerangka Global Gateway, strategi Uni Eropa untuk membangun konektivitas global yang berkelanjutan dan berkualitas tinggi. Kegiatan tersebut juga didukung oleh Indonesia Energy Transition Facility (IETF), program yang didanai Uni Eropa dan AFD.
Melibatkan seluruh kelompok AFD, forum ini mempertemukan operator sektor energi dan para pakar teknis dari ketiga negara dengan pemangku kepentingan utama sektor energi Prancis. Sepanjang sepekan, para peserta mengikuti dialog strategis dan pertukaran pengalaman terkait perencanaan energi, pembiayaan, inovasi, serta tata kelola sistem kelistrikan.
AFD menyebut forum ini sebagai ruang berbagi antarpemerintah dan pelaku sektor energi dalam menghadapi tantangan bersama, mulai dari lonjakan permintaan listrik, kebutuhan dekarbonisasi sistem energi, hingga transformasi perusahaan utilitas publik. Sejumlah institusi Prancis turut berkontribusi, termasuk Direktorat Jenderal Energi dan Iklim Prancis, International Energy Agency (IEA), serta perusahaan energi seperti EDF dan ENGIE.
Dalam rangkaian pertemuan tersebut, AFD mengumumkan sejumlah perkembangan konkret dengan negara mitra. Dengan Indonesia, perusahaan listrik negara PLN dan AFD menandatangani nota kesepahaman untuk mengidentifikasi dan menyiapkan proyek-proyek transisi energi, khususnya di bidang energi terbarukan, modernisasi jaringan listrik, dan solusi penyimpanan energi. Kerja sama ini menjadi bagian dari penguatan kemitraan antara Uni Eropa, Prancis, dan Indonesia dalam mendukung target kontribusi nasional (NDC).
Sementara dengan Meksiko, AFD memperdalam dialog dengan Kementerian Energi Meksiko untuk membangun aliansi strategis melalui program kerja sama teknis dan instrumen pembiayaan, termasuk rencana pinjaman berbasis kebijakan pada 2025. Adapun dengan Afrika Selatan, AFD melanjutkan kerja sama jangka panjang dalam transformasi sektor kelistrikan, termasuk pengurangan bertahap penggunaan batu bara, pengembangan energi terbarukan, dan penguatan jaringan listrik.
AFD juga menegaskan perannya sebagai penghubung antara negara mitra dan perusahaan energi Prancis. Melalui pertemuan langsung dengan pelaku industri, produsen listrik, operator jaringan, dan perusahaan rintisan, forum ini diharapkan membuka peluang kolaborasi teknis, industri, dan pembiayaan untuk mendukung transisi energi yang adil dan berkelanjutan.
Baca juga: Transisi Energi Kian Bertumpu pada Panas Bumi