Gempa Pacitan dan Bantul, 17 Perjalanan KA di Daop 6 Yogyakarta Terdampak

Stasiun Yogyakarta. Foto: Dok KAI

Gempa Pacitan dan Bantul, 17 Perjalanan KA di Daop 6 Yogyakarta Terdampak

Ahmad Mustaqim • 27 January 2026 20:38

Yogyakarta: Gempa bumi yang terjadi dua kali pada Selasa, 27 Januari 2026, sempat mengganggu jadwal perjalanan kereta api (KA) di wilayah Daop 6 Yogyakarta yang mencakup Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) dan Jawa Tengah bagian selatan. Demi keselamatan, seluruh perjalanan KA dihentikan sementara sebelum akhirnya kembali beroperasi normal.

Manager Humas KAI Daop 6 Yogyakarta, Feni Novida Saragih, mengatakan belasan perjalanan KA terdampak akibat kebijakan penghentian sementara pascagempa.

"Seluruh perjalanan kereta api, baik kereta jarak jauh, kereta bandara, KRL Commuter Line dan kereta lokal di wilayah Daop 6 Yogyakarta dihentikan sementara untuk pemeriksaan kondisi prasarana pasca gempa," kata Feni saat dihubungi, Selasa, 27 Januari 2026.

Gempa pertama terjadi pada pukul 08.20 WIB dengan pusat di timur laut Kabupaten Pacitan, Jawa Timur. Setelah perjalanan KA kembali berjalan, gempa kedua terjadi sekitar pukul 13.15 WIB dengan pusat di timur Kabupaten Bantul, DIY.

Menindaklanjuti kejadian tersebut, KAI Daop 6 Yogyakarta langsung melakukan pemeriksaan menyeluruh terhadap prasarana perkeretaapian, termasuk jalur rel, jembatan, serta fasilitas pendukung lainnya.

"Setelah hasil pemeriksaan tim lapangan menyatakan semua lintas dan jalur KA aman, pada pukul 13.38 WIB semua kereta api diizinkan melanjutkan perjalanan kembali," ujar Feni.

Peta guncangan gempa bumi magnitudo 4,5 yang berpusat 16 kilometer timur Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, Selasa (27/1/2026). ANTARA/HO-BMKG

Selama proses pemeriksaan prasarana pascagempa, sebanyak 17 perjalanan kereta api sempat berhenti sementara. Kereta tersebut meliputi KA Taksaka, Commuter Line Yogyakarta–Palur, Fajar Utama Solo, Argo Semeru, Lodaya, Argo Wilis, Sancaka Utara, Progo, Prameks, Joglosemarkerto, Ranggajati, Kertanegara, BIAS, hingga kereta tanker.

“KAI Daop 6 Yogyakarta menyampaikan terima kasih atas kesabaran para pelanggan atas kondisi tersebut. Pemeriksaan prasarana pasca gempa merupakan prosedur yang wajib dilakukan KAI untuk memastikan aspek keselamatan tetap terjaga," ucap Feni.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Lukman Diah Sari)