SMAN 1 Gresik berhasil menyabet penghargaan Adiwiyata Mandiri di bidang lingkungan hidup. Istimewa
Menteri Jumhur Tinjau SMAN 1 Gresik Peraih Adiwiyata Mandiri Bidang Lingkungan Hidup
Whisnu Mardiansyah • 16 July 2026 16:16
Gresik: Menteri Lingkungan Hidup (LH)/Kepala Badan Pengendalian Lingkungan Hidup (BPLH) Moh Jumhur Hidayat mengungkapkan Provinsi Jawa Timur meraih posisi teratas dalam penilaian pemeliharaan lingkungan dan pengurusan sampah yang dilakukan oleh Kementerian Lingkungan Hidup (KLH).
"Kehadiran saya di sini memberikan endorsement atas prestasi hasil kerja Provinsi Jawa Timur dalam menjaga lingkungan dan mengelola sampah, agar bisa diikuti daerah provinsi lainnya," ucap Menteri Jumhur saat meninjau lokasi Program Adiwiyata dan SIKAP SMAN 1 Gresik, Jawa Timur, Rabu, 15 Juli 2026.
Menurut Menteri Jumhur, lawatan kerja ke Jawa Timur bertujuan menghargai langkah Pemerintahan Provinsi (Pemprov) Jawa Timur dalam memelihara lingkungan hidup dan menangani sampah sehingga memperoleh nilai ranking 1 dari Kementerian Lingkungan Hidup.
Menteri Jumhur menilai bahwa capaian yang telah diraih Pemprov Jawa Timur ini menjadi teladan yang baik bagi seluruh rakyat Indonesia.
"Ini menjadi contoh baik bagi provinsi lain agar tidak abai dan bisa memperbaiki diri dalam hal menjaga lingkungan dan mengelola sampah di wilayahnya," kata Menteri Jumhur.
Di samping itu, dalam lawatan kerja ke Jawa Timur, Menteri LH Moh Jumhur Hidayat menyisihkan waktu mengunjungi sekolah berprestasi yang sukses meraih Penghargaan Adiwiyata dari KLH.
"KLH ada program bernama Adiwiyata yakni memberikan penilaian terhadap sekolah yang peduli dan mengedukasi menjaga lingkungan hidup dengan baik. Kriteria penilaian yang dilakukan KLH adalah apa yang dilakukan sekolah dalam mengedukasi soal lingkungan dilakukan secara mandiri. Sehingga sekolah inilah yang terpilih sebagai sekolah yang terbaik di Indonesia dan layak mendapatkan Adiwiyata Mandiri," jelas Menteri Jumhur.
Sementara itu, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indarparawansa menyampaikan SMAN 1 Gresik berhasil menyabet penghargaan Adiwiyata Mandiri di bidang lingkungan hidup karena sukses menumbuhkan sikap inisiatif kepedulian terhadap lingkungan hidup.
Lebih jauh, sekolah ini juga sukses menggali potensi dalam rangka menyokong program ketahanan pangan pemerintah. Dengan lahan dan sarana yang terbatas, sekolah ini mampu mengajari para siswa menjalankan proyek percontohan bercocok tanam dan beternak. Hasil dari aktivitas ini berjalan hingga hilirisasinya, di mana ada produk-produk yang dihasilkan bisa dimasak atau dikemas dalam bentuk makanan beku.
"Ketika kita bercerita tentang ketahanan pangan, selama ini perspektif masyarakat harus dengan hamparan wilayah yang luas tapi ternyata kita bisa melakukan itu di lahan yang terbatas," tutur Khofifah.
Menurut Khofifah, keberhasilan SMAN 1 Gresik meraih Adiwiyata Mandiri menjadi rujukan bagi seluruh institusi, tidak hanya bagi sekolah lain tetapi juga bagi seluruh lapisan masyarakat.
"Jadi kalau ada lahan, ayo menanam apa saja yang bisa ditanam, bisa pertanian, peternakan atau perikanan," kata Gubernur Jatim.