Chief Investment Officer (CIO) Danantara Pandu Sjahrir. Foto: Dok Metro TV
Terbesar di Dunia, Proyek Waste to Energy Indonesia Jadi Rebutan Investor
Eko Nordiansyah • 16 July 2026 14:15
Jakarta: Chief Investment Officer (CIO) Danantara Indonesia Pandu Sjahrir mengatakan, proyek Pengolahan Sampah Menjadi Energi Listrik (PSEL) di Indonesia menjadi yang terbesar di dunia. Untuk itu, banyak investor berebut menjadi mitra dalam waste to energy tersebut.
"Proyek ini secara akumulatif memang proyek waste to energy terbesar di dunia makanya untuk orang yang berpartisipasi investment misalnya, green infrastructure investment, ini semua berlomba-lomba untuk hadir ke sini," kata dia dalam Waste to Energy Talks 2026 Metro TV di Jakarta, Kamis, 16 Juli 2026.
Ia menyebut, antusiasme mitra terlihat dari banyaknya mitra yang ikut mengajukan proposal. Pada tahap 1, ada 24 entitas yang dinyatakan memenuhi syarat untuk membentuk konsorsium. Selanjutnya di tahap 2, 85 konsorsium dan entitas mandiri terpilih untuk pemilihan mitra tahap selanjutnya.
"Semua diberi kesempatan yang sama dan juga kesempatan untuk ikut berpartisipasi. Karena satu risk yang ada adalah kita terlalu tergantung ke satu negara, satu tipe bank. Kita enggak bisa terlalu tergantung pada siapapun," ungkapnya.

(Ilustrasi. Foto: Dok MI)
Banyaknya investor juga menunjukan bagaimana proyek ini membawa banyak dampak positif. Pandu menyebut, tak masalah investor mencari untung dalam proyek ini asalkan masalah lingkungan yang menjadi fokus utama bisa teratasi.
"Tentu mereka masuk cari untung, dan kita juga enggak apa-apa mereka cari untung asal mereka bisa membuat solusi yang pas untuk lingkungan di mana mereka akan hadir," ujar dia.
Mitra dari perusahaan lokal
Untuk proyek PSEL tahap 2, empat dari delapan mitra terpilih merupakan konsorsium yang dipimpin oleh perusahaan Indonesia, sedangkan dua konsorsium dipimpin oleh perusahaan asal Prancis, dan dua konsorsium dipimpin perusahaan asal Tiongkok.Tak hanya perusahaan asing, Pandu mengatakan, sejumlah perusahaan lokal juga menjadi mitra untuk proyek PSEL tahap 2. Saat ini ada delapan mitra terpilih dalam proses seleksi mitra usaha pengembang dan pengelola PSEL yang telah diumumkan oleh Danantara.
"Perusahaan lokal juga memiliki track record yang cukup pas, enggak bisa terlalu kecil nanti bisa menimbulkan risk kepada daerah-daerah yang ada. Kita perlu sudah ada track record juga dari perusahan nasional tersebut, paling tidak dalam urusan energi, dalam urusan di local area tersebut," jelas dia.